Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis diesel nonsubsidi ternyata tidak menyurutkan minat konsumen Indonesia terhadap kendaraan bermesin solar. Meskipun harga Pertamina Dex mencapai Rp27.900 per liter dan Dexlite menyentuh Rp26.000 per liter per Mei 2026, pasar justru menunjukkan tren sebaliknya.
Berdasarkan data wholesales GAIKINDO yang dikutip dari Suara, angka pengiriman unit dari pabrik ke dealer untuk mobil diesel justru mengalami lonjakan pada April 2026. Fenomena ini menjadi anomali di tengah melambungnya biaya operasional kendaraan peminum solar tersebut.
Toyota mendominasi pasar melalui dua model utamanya, yakni Innova dan Fortuner. Toyota Innova Diesel G model 2022 mencatatkan penjualan sebanyak 1.590 unit atau naik drastis sebesar 1.247 unit dibandingkan bulan sebelumnya.
Sementara itu, Toyota Innova Diesel G model 2025 berhasil terjual sebanyak 1.420 unit, mengalami peningkatan sebesar 291 unit. Performa luar biasa juga ditunjukkan oleh Toyota Fortuner 2.8 GR TSS 4x2 yang membukukan penjualan 1.243 unit, melonjak dari posisi 475 unit pada Maret.
Lini kendaraan SUV tangguh lainnya seperti Ford Everest Titanium 4x4 juga merasakan dampak positif dengan penjualan 72 unit. Rival utama di kelas SUV ladder frame, Mitsubishi Pajero Sport, menunjukkan dinamika yang beragam di pasar.
Varian Pajero Sport 4x2 mengalami penurunan tipis menjadi 455 unit, namun varian 4x4 seperti Dakar Ultimate dan GLX justru meningkat menjadi 200 unit. Di sisi lain, Toyota Fortuner VRZ 2.8 4x4 tercatat mengalami sedikit koreksi dengan total penjualan 130 unit.
Terdapat beberapa alasan mendasar mengapa konsumen tetap memilih mobil diesel di tengah harga BBM yang mencekik. Profil pembeli SUV 2.800cc dan MPV kelas menengah ke atas umumnya memiliki daya beli yang sangat kuat.
Bagi kelompok konsumen ini, gengsi dan kenyamanan berkendara seringkali menjadi prioritas utama. Kenaikan biaya operasional harian akibat harga BBM cenderung tidak menjadi hambatan besar dalam keputusan pembelian mereka.
Karakter mesin diesel modern yang menawarkan torsi melimpah pada putaran bawah menjadi daya tarik tersendiri. Durabilitas tinggi yang ditawarkan membuat banyak loyalis sulit berpaling ke mesin berbahan bakar bensin.
Lonjakan penjualan pada April 2026 juga diduga dipicu oleh efek pembelian borongan sebelum penetapan harga baru. Pemerintah baru mengeksekusi kenaikan harga BBM diesel pada 18 April 2026, sehingga terjadi penumpukan pesanan sebelum kebijakan tersebut berlaku resmi.
| Model Kendaraan | Jumlah Penjualan (Unit) | Status Perubahan |
|---|---|---|
| Toyota Innova Diesel G (2022) | 1.590 | Naik 1.247 unit |
| Toyota Innova Diesel G (2025) | 1.420 | Naik 291 unit |
| Toyota Fortuner 2.8 GR TSS 4x2 | 1.243 | Naik 768 unit |
| Mitsubishi Pajero Sport 4x2 | 455 | Turun 19 unit |
| Mitsubishi Pajero Sport 4x4 | 200 | Naik signifikan |
| Toyota Fortuner VRZ 2.8 4x4 | 130 | Turun 35 unit |
| Ford Everest Titanium 4x4 | 72 | Naik 40 unit |
Data penjualan pada bulan Mei mendatang akan menjadi pembuktian bagi ketangguhan pasar mobil diesel di Indonesia. Hal ini akan memperlihatkan apakah tren positif ini murni karena loyalitas konsumen atau hanya dampak dari transaksi yang tersisa dari periode sebelumnya.