Tingkat Pengangguran Usia Muda Capai 16 Persen per Februari 2026

Tingkat Pengangguran Usia Muda Capai 16 Persen per Februari 2026
Foto: Ilustrasi Tingkat Pengangguran Usia Muda Capai 16 Persen per Februari 2026.

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan jumlah pengangguran di Indonesia mencapai 7,24 juta orang pada Februari 2026, yang didominasi oleh kelompok usia muda. Angka tersebut mencerminkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) sebesar 4,68 persen, mengalami penurunan tipis dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Data Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) menunjukkan adanya penyusutan jumlah penganggur sebanyak 35 ribu orang dalam setahun terakhir. Dilansir dari Detik Finance, penurunan TPT nasional ini mencapai 0,08 persen jika dikomparasikan dengan data Februari 2025.

"Menurut daerah tempat tinggal, pada Februari 2026 TPT perkotaan sebesar 5,60%, lebih tinggi dibandingkan TPT di daerah perdesaan sebesar 3,20%. Dibandingkan Februari 2025, TPT perkotaan dan perdesaan masing-masing menurun sebesar 0,13% poin," tulis dokumen Keadaan Ketenagakerjaan Indonesia Februari 2026.

Laporan tersebut merinci bahwa penduduk berumur 15 hingga 24 tahun mencatatkan persentase pengangguran tertinggi yakni 16,36 persen. Sebaliknya, penduduk kategori usia tua atau di atas 60 tahun memiliki tingkat pengangguran paling rendah di angka 1,89 persen.

"TPT menurut kelompok umur tersebut memiliki pola yang sama sejak Februari 2024. Dibandingkan Februari 2025 hanya kelompok umur 25-59 tahun yang mengalami penurunan TPT yakni sebesar 0,11% poin, sementara kelompok umur lainnya mengalami kenaikan TPT," jelas BPS.

Selain faktor usia, tingkat pendidikan juga memengaruhi ketersapan tenaga kerja di pasar logistik nasional. Lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) masih menjadi penyumbang TPT terbesar dengan angka 7,74 persen, sementara lulusan SD ke bawah menunjukkan angka pengangguran paling minim.

"TPT paling rendah berada pada tingkat pendidikan SD ke bawah yaitu sebesar 2,32%," jelas BPS.

Artikel terkait

Rekomendasi