Ratusan personel kepolisian disiagakan guna mengawal dua aksi unjuk rasa yang berlangsung di kawasan Jakarta Pusat pada Senin (11/5/2026). Penjagaan difokuskan di kawasan Jalan Medan Merdeka Selatan dan gedung DPR/MPR RI untuk memastikan keamanan selama demonstrasi berlangsung.
Pengamanan di dua titik strategis tersebut melibatkan sebanyak 679 personel kepolisian. Langkah ini diambil guna mengantisipasi gangguan ketertiban selama penyampaian pendapat oleh massa aksi di lapangan, sebagaimana dilansir dari Megapolitan.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri menjelaskan bahwa aksi pertama dijadwalkan mulai pukul 10.00 WIB. Demonstrasi di Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, tersebut dilakukan oleh kelompok Serikat Mahasiswa Peduli Bangsa.
"Jam 10.00 WIB ada unjuk rasa dari Serikat Mahasiswa Peduli Bangsa," ujar Erlyn dalam keterangan tertulis, Senin.
Sementara itu, aksi unjuk rasa kedua dimulai pada siang hari pukul 13.00 WIB. Massa yang tergabung dalam Jaringan Aktivis HAM Merah Putih melakukan orasinya tepat di depan gedung DPR/MPR RI, Senayan.
Terkait pengaturan arus kendaraan, pihak kepolisian telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas di sekitar lokasi kejadian. Namun, penerapan pengalihan arus tersebut akan dilakukan secara situasional dengan merujuk pada kepadatan jumlah massa yang hadir.
Iptu Erlyn Sumantri mengimbau para pengguna jalan untuk menghindari titik-titik demonstrasi agar tidak terjebak kemacetan. Masyarakat diharapkan bisa memilih rute lain demi kenyamanan bermobilitas.
"Warga bisa mencari jalan alternatif lain selama unjuk rasa berlangsung," tutur Erlyn.