Penerbitan Obligasi Multifinance Capai Rp11,90 Triliun pada Kuartal I/2026

Penerbitan Obligasi Multifinance Capai Rp11,90 Triliun pada Kuartal I/2026
Foto: Ilustrasi Penerbitan Obligasi Multifinance Capai Rp11,90 Triliun pada Kuartal I/2026.

Industri multifinance mencatatkan peningkatan signifikan dalam penerbitan obligasi yang mencapai Rp11,90 triliun pada kuartal I/2026 untuk memperkuat struktur permodalan dan likuiditas. Dilansir dari Finansial, pertumbuhan ini mencerminkan tingginya kepercayaan pasar terhadap fundamental sektor pembiayaan di Indonesia.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan penilaian positif terhadap tren penghimpunan dana melalui pasar modal tersebut. Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, LKM, dan LJK lainnya OJK, Agusman, memberikan keterangan dalam konferensi pers daring RDK OJK pada Selasa, 5 Mei 2026.

ÔÇ£Guna memperkuat struktur permodalan sekaligus mendukung fleksibilitas dalam pengelolaan likuiditas dan ekspansi pembiayaan,ÔÇØ katanya dalam konferensi pers daring RDK OJK April 2026, Selasa (5/5/2026).

Agusman menegaskan bahwa langkah korporasi ini merupakan bagian dari strategi manajemen yang terencana melalui diversifikasi sumber pendanaan. Pihak regulator memproyeksikan industri ini mampu mempertahankan kinerja yang berkelanjutan hingga akhir tahun dengan pengawasan risiko yang ketat.

Hingga periode laporan, OJK mencatat total piutang pembiayaan menyentuh angka Rp514,09 triliun atau tumbuh sebesar 0,61 persen secara tahunan. Rasio keuangan tetap terjaga dengan NPF gross di level 2,83 persen dan NPF net 0,8 persen, sementara gearing ratio tercatat sebesar 2,17 kali.

Data dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menunjukkan adanya lonjakan penerbitan surat utang multifinance sebesar 42,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp8,34 triliun. Analis Fixed Income Pefindo, Ahmad Nasrudin, menyoroti besarnya kontribusi sektor ini terhadap total pasar surat utang korporasi.

ÔÇ£Angka kuartal I/2026 juga sudah setara 31,2% dari total penerbitan multifinance sepanjang 2025 lalu yang mencapai Rp38,18 triliun. Ini menunjukkan emiten multifinance masuk pasar cukup awal,ÔÇØ ungkapnya kepada Bisnis, Senin (27/4/2026).

Realisasi Rp11,90 triliun tersebut setara dengan 20,1 persen dari keseluruhan penerbitan surat utang korporasi nasional yang berjumlah Rp59,35 triliun pada tiga bulan pertama tahun 2026.

Artikel terkait

Rekomendasi