TBS Energi Utama Bukukan Pendapatan 86,28 Juta Dolar AS Kuartal I 2026

TBS Energi Utama Bukukan Pendapatan 86,28 Juta Dolar AS Kuartal I 2026
Foto: Ilustrasi TBS Energi Utama Bukukan Pendapatan 86,28 Juta Dolar AS Kuartal I 2026.

PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) melaporkan perolehan pendapatan sebesar 86,28 juta dolar AS pada kuartal pertama tahun 2026 dalam paparan publik di Jakarta, Kamis (30/4/2026). Capaian tersebut menunjukkan pertumbuhan sebesar 20,6 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Kenaikan pendapatan konsolidasi ini secara langsung mendorong pertumbuhan laba kotor perusahaan sebesar 17,8 persen. Berdasarkan laporan yang dilansir dari Suara, performa finansial positif ini didorong oleh keberhasilan strategi restrukturisasi portofolio bisnis yang telah dilakukan perusahaan sejak tahun lalu.

Direktur TOBA, Juli Oktarina, menjelaskan bahwa hasil pada tiga bulan pertama tahun ini merupakan bukti efektivitas transformasi internal yang tengah dijalankan manajemen.

"Hasil yang kami capai di kuartal pertama ini merupakan validasi atas ketepatan arah transformasi perusahaan. Langkah besar akuisisi dan divestasi di tahun 2025 merupakan bentuk penataan ulang portofolio strategis yang terencana dan krusial bagi masa depan Perseroan," ujar Juli Oktarina, Direktur TOBA.

Pihak manajemen saat ini memberikan perhatian penuh pada penguatan operasional di sektor energi terbarukan, ekosistem kendaraan listrik, serta pengolahan limbah. Selain itu, arus kas operasional perusahaan membaik secara signifikan dari angka negatif 2,9 juta dolar AS pada 2025 menjadi positif 9,9 juta dolar AS pada periode ini.

Perbaikan kinerja tersebut juga terlihat dari berkurangnya total kerugian periode berjalan sebesar 83 persen menjadi 9,5 juta dolar AS. Penurunan kerugian ini terjadi seiring hilangnya beban divestasi entitas Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang membebani pembukuan tahun sebelumnya.

"Fase transisi ini akan berdampak sementara pada laba kami, tapi transisi ini diperlukan sebagai fondasi agar TBS menjadi platform bisnis berkelanjutan dengan margin tinggi, yang siap memberikan nilai tambah jangka panjang bagi para pemegang saham," ucap Juli Oktarina, Direktur TOBA.

Lini bisnis pengelolaan limbah kini muncul sebagai motor penggerak utama dengan kontribusi mencapai 60 persen dari total pendapatan konsolidasi perusahaan. Sektor ini juga mendominasi total EBITDA disesuaikan dengan proporsi sebesar 93 persen.

Pertumbuhan di segmen pengelolaan limbah tercatat melonjak 447,69 persen atau sekitar 5,5 kali lipat. Nilai pendapatan dari sektor ini meningkat pesat dari semula 9,4 juta dolar AS menjadi 51,9 juta dolar AS pada kuartal pertama 2026.

Artikel terkait

Rekomendasi