Pendapatan Premi Asuransi Komersial Tumbuh Menjadi Rp62,37 Triliun

Pendapatan Premi Asuransi Komersial Tumbuh Menjadi Rp62,37 Triliun
Foto: Ilustrasi Pendapatan Premi Asuransi Komersial Tumbuh Menjadi Rp62,37 Triliun.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatatkan pertumbuhan akumulasi pendapatan premi asuransi komersial sebesar 3,50 persen secara year on year (yoy) hingga mencapai Rp62,37 triliun per Februari 2026 yang disampaikan di Jakarta pada Senin (6/4/2026).

Pertumbuhan sektor ini disokong oleh asuransi jiwa serta asuransi umum dan reasuransi, sebagaimana dilansir dari Investortrust.

Detail data menunjukkan premi asuransi jiwa mengalami kenaikan tipis sebesar 0,12 persen menjadi Rp32,39 triliun dari tahun sebelumnya yang bernilai Rp32,35 triliun.

"Kinerja asuransi komersial berupa akumulasi pendapatan premi pada periode Februari 2026 mencapai Rp 62,37 triliun atau tumbuh 3,50% (yoy)," ujar Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun (PPDP) OJK Ogi Prastomiyono, dalam Konferensi Pers Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) OJK Maret 2026.

Peningkatan juga terjadi pada lini bisnis proteksi umum dan reasuransi yang memberikan kontribusi signifikan terhadap total pendapatan premi industri.

"Serta premi asuransi umum dan reasuransi tumbuh 7,41% (yoy) dengan nilai Rp 29,98 triliun," kata Ogi.

Kesehatan finansial sektor ini ditunjukkan oleh risk based capital (RBC) asuransi jiwa yang menyentuh angka 480,83 persen dan RBC asuransi umum serta reasuransi di level 327,98 persen.

"Masih di atas threshold sebesar 120%," ucap Ogi.

Kenaikan positif turut tampak pada total aset asuransi komersial yang melonjak 8,57 persen dari Rp920,25 triliun pada Februari 2025 menjadi Rp999,15 triliun pada periode yang sama tahun ini.

Di sisi lain, asuransi non-komersial seperti BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, serta program asuransi ASN, TNI, dan Polri membukukan total aset sebesar Rp220,20 triliun per Februari 2026.

"Sedikit terkontraksi 0,57% (yoy)," ujar Ogi.

Meskipun asetnya terkontraksi, nilai premi asuransi non-komersial tetap tumbuh 6,33 persen (yoy) mencapai Rp32,45 triliun, sementara nilai total klaimnya melonjak hingga 34,81 persen (yoy) menjadi Rp34,81 triliun pada Februari 2026.

Artikel terkait

Rekomendasi