Seorang kreator konten edukasi bernama Berlin (28) mengalami kerugian sebesar Rp25 juta setelah telepon selulernya dicuri di sebuah area photobox mal Green Pramuka Square, Jakarta Pusat, pada Senin (11/5/2026). Insiden ini berujung pada pengurasan dana di dalam aplikasi perbankan digital korban.
Dilansir dari Megapolitan, pelaku yang terdiri dari dua wanita tak dikenal diduga mengambil ponsel yang tertinggal tersebut. Alih-alih mengembalikan kepada pemiliknya, para pelaku justru mengakses aplikasi dompet digital dan layanan m-banking milik korban untuk memindahkan saldo secara ilegal.
"Total kerugian aku sekitar Rp 25.000.000," ujar Berlin saat dikonfirmasi Kompas.com lewat pesan singkat, Jumat (15/5/2026).
Peristiwa bermula saat Berlin mengunjungi pusat perbelanjaan tersebut sepulang kerja untuk melakukan perawatan wajah. Sebelum memulai perawatan, ia masuk ke bilik photobox yang terletak tepat di samping lokasi perawatan dan sempat melakukan pembayaran menggunakan metode pindai kode batang.
"Aku tuh habis bayar (photobox), habis bayar pakai QRIS, aku taruh ponsel aku di sana. Jadi guys, hilangnya tuh di sini (photobox)," ujar Berlin.
Korban mengaku menyadari kelalaiannya karena meletakkan perangkat tersebut di atas boks foto sebelum meninggalkannya untuk menjalani tindakan medis di klinik kecantikan. Setelah sekitar 30 menit perawatan berlangsung, Berlin baru menyadari bahwa ponselnya tidak ada di dalam tas.
"Nah, kecerobohan aku adalah aku menaruh ponsel aku di atas sini. Aku keluar, aku lupa, aku tinggal tuh di sana ya kan. Aku facial tuh," jelas Berlin.
Upaya pelacakan segera dilakukan menggunakan aplikasi pencarian perangkat milik iPhone. Namun, berdasarkan pantaun sistem navigasi, ponsel tersebut sudah berpindah lokasi ke arah Johar Baru dalam waktu yang sangat singkat sejak pertama kali tertinggal di dalam bilik foto.
"Pas aku cek, ponsel aku udah jauh, padahal bedanya cuma setengah jam dari ponsel aku ketinggalan," tutur Berlin.
Berlin meyakini bahwa orang yang menemukan ponselnya memang memiliki niat buruk sejak awal. Hal ini didasarkan pada fakta bahwa perangkat tersebut langsung dibawa pergi jauh dari lokasi mal segera setelah ditemukan oleh orang asing tersebut.
"Jadi memang orang ini yang ambil ponsel-ku itu udah niat ambil ponsel-ku dan langsung kabur," lanjut Berlin.
Berdasarkan pemeriksaan terakhir melalui sistem pelacakan, perangkat milik Berlin terdeteksi berada di kawasan Jalan Baladewa Kiri 1, Gang J, Johar Baru, Jakarta Pusat.