Pemprov DKI Jakarta Tingkatkan Kesiapan Ekosistem Event Kelas Dunia

Pemprov DKI Jakarta Tingkatkan Kesiapan Ekosistem Event Kelas Dunia
Foto: Ilustrasi Pemprov DKI Jakarta Tingkatkan Kesiapan Ekosistem Event Kelas Dunia.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan transformasi ibu kota menjadi destinasi kegiatan berskala internasional yang berkualitas seiring dengan peningkatan posisi kota dalam indeks global. Dilansir dari Detik Travel pada Rabu (29/4/2026), upaya ini dilakukan melalui penguatan ekosistem pariwisata dan integrasi transportasi publik.

Kenaikan peringkat Jakarta dalam Global City Index (GCI) dari posisi ke-74 menjadi ke-71 pada tahun 2025 menjadi landasan optimisme pemerintah daerah. Peningkatan ini didorong oleh kontribusi sektor ekonomi kreatif dan pariwisata yang memperkuat komponen pengalaman budaya dalam penilaian dimensi kota global.

Kepala Bidang Industri Pariwisata Disparekraf DKI Jakarta, Iffan, menjelaskan bahwa pihaknya membuka peluang kerja sama yang luas dengan berbagai mitra menjelang peringatan usia kota yang ke-500 tahun.

"Kami berharap banyak kolaborasi antara mitra dengan kami, akan terjadi (karena sebentar lagi) 500 tahun Jakarta. Jadi mestinya event-nya akan banyak sekali," kata Iffan, Kepala Bidang Industri Pariwisata Disparekraf DKI Jakarta.

Langkah konkret dalam memperkuat ekosistem tersebut meliputi digitalisasi sistem perizinan satu pintu dan sertifikasi tenaga kerja kreatif serta promotor lokal. Pemprov DKI juga memfokuskan integrasi layanan MRT, LRT, dan TransJakarta untuk memudahkan akses pengunjung menuju pusat-pusat acara.

Optimalisasi aset daerah menjadi prioritas dengan memetakan fungsi spesifik tiap lokasi. Jakarta International Stadium (JIS) diproyeksikan untuk ajang sportainment masif, sementara Taman Ismail Marzuki (TIM) difokuskan sebagai pusat kesenian modern. Lokasi lain seperti Lapangan Banteng, Monas, dan Jakarta International Velodrome juga disiapkan sebagai ruang festival multifungsi.

Revitalisasi ruang publik di sepanjang kawasan Sudirman-Thamrin kini diarahkan untuk mendukung penyelenggaraan ajang pop-up. Kawasan Kota Tua turut dioptimalisasi sebagai pusat sejarah yang mampu menampung festival kontemporer melalui kalender acara strategis yang telah terkurasi.

Beberapa agenda tahunan yang dipersiapkan mencakup Jakarta Fair, Jakarta Film Week, Jakarta Fashion Week, hingga konser musik global. Seluruh rangkaian kegiatan tersebut akan berpuncak pada The Golden Jubilee Festival sebagai perayaan utama hari jadi Jakarta yang ke-500.

Artikel terkait

Rekomendasi