Pemerintah Luncurkan Indonesia Open Network pada Juli 2026

Pemerintah Luncurkan Indonesia Open Network pada Juli 2026
Foto: Ilustrasi Pemerintah Luncurkan Indonesia Open Network pada Juli 2026.

Pemerintah Indonesia bersiap meluncurkan infrastruktur publik digital Indonesia Open Network (ION) pada Juli 2026 untuk mendemokratisasi ekonomi digital dan menghapus monopoli e-commerce dari raksasa teknologi regional, seperti dilansir dari Investortrust.

Langkah ini menargetkan penurunan hambatan pasar bagi jutaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta mengancam dominasi biaya komisi tinggi dari platform besar seperti GoTo dan Shopee. Model jaringan terbuka ini mengadopsi sistem Open Network for Digital Commerce (ONDC) milik India.

Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara bersama Kementerian Investasi dan Hilirisasi memimpin langsung inisiatif strategis ini. Kerangka kerja lintas batas rampung dalam pertemuan diplomatik di Jakarta pada Rabu, 20 Mei 2026 yang dihadiri Menteri Investasi Rosan Perkasa Roeslani, Duta Besar India Sandeep Chakravorty, dan CEO Indonesia Economic Forum Sachin V. Gopalan.

"Indonesia is currently building the foundation for a next-generation digital economyÔÇöone that is more efficient, open, and capable of reaching a wider range of business stakeholders," ujar Rosan Perkasa Roeslani, Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO BPI Danantara.

Rosan menegaskan bahwa misi utama dari proyek ini melampaui angka transaksi semata demi keadilan struktural.

"Beyond simply driving technology adoption, this endeavor aims to ensure that our digital economy works for everyone," kata Rosan Perkasa Roeslani, Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO BPI Danantara.

Penerapan ION menjadikan Indonesia negara kedua di dunia yang mengadopsi arsitektur jaringan terbuka tersebut. Sistem ini memisahkan jalur perdagangan digital menjadi layanan modular mandiri seperti logistik, gerbang pembayaran, dan platform penjual.

Kendati demikian, Jakarta membidik versi teknologi yang lebih maju dengan integrasi kecerdasan buatan (AI). Hal tersebut dipaparkan dalam lokakarya mitra strategis di Gedung Smesco, Jakarta pada Selasa, 19 Mei 2026.

"Indonesia is the leader in ASEAN for this initiative," kata T. Koshy, CEO ONDC India.

Sistem baru ini dirancang agar melompati infrastruktur yang sudah ada saat ini.

"What we are building here is a more advanced system, powered by AI, and tailored specifically to meet Indonesia's distinct local market demands," kata T. Koshy, CEO ONDC India.

Peluncuran resmi ION dijadwalkan bertepatan dengan kunjungan kenegaraan Perdana Menteri India Narendra Modi untuk menemui Presiden Indonesia Prabowo Subianto.

Artikel terkait

Rekomendasi