Pembeli Mobil Bekas Wajib Memeriksa Kondisi Aki Sejak Awal

Pembeli Mobil Bekas Wajib Memeriksa Kondisi Aki Sejak Awal
Foto: Ilustrasi Pembeli Mobil Bekas Wajib Memeriksa Kondisi Aki Sejak Awal.

Pembeli kendaraan roda empat seken diimbau untuk teliti memeriksa komponen kelistrikan guna menghindari pembengkakan pengeluaran di awal pemakaian pada Sabtu (16/5/2026).

Pengabaian terhadap sektor kelistrikan berpotensi memicu pengeluaran ekstra setelah transaksi selesai dilakukan, seperti dilansir dari Otomotif. Pemilik jasa inspeksi Bantu Cek, Gazoel Amin, menegaskan bahwa pengecekan bagian penyimpan daya tersebut sangat krusial karena terhubung langsung dengan seluruh sistem elektrikal.

ÔÇ£Banyak pembeli fokus ke mesin dan bodi, padahal aki juga penting. Kalau kondisinya sudah lemah atau soak, nanti setelah mobil dipakai malah keluar biaya tambahan,ÔÇØ kata Gazoel Amin, Pemilik Jasa Inspeksi Bantu Cek.

Gejala awal dari melemahnya daya dapat dideteksi melalui beberapa tanda di antaranya starter berat, redupnya pencahayaan lampu, atau munculnya indikator khusus pada panel instrumen. Gazoel Amin menyarankan masyarakat untuk melacak usia pakai aki yang idealnya berkisar antara dua hingga tiga tahun.

ÔÇ£Kadang mobil bekas lama diparkir di showroom atau garasi tanpa dipanaskan rutin. Ini juga bisa bikin aki drop,ÔÇØ kata Gazoel Amin, Pemilik Jasa Inspeksi Bantu Cek.

Kondisi fisik luar seperti keberadaan karat atau kerak putih pada area kutub terminal juga menjadi indikasi kurangnya perawatan berkala. Selain itu, potensi penggantian komponen berkualitas rendah oleh penjual demi kelancaran starter sesaat menuntut pembeli melakukan tes tegangan dengan alat khusus.

ÔÇ£Lebih baik dicek dari awal sebelum transaksi. Jadi setelah mobil dipakai tidak langsung keluar biaya untuk ganti aki atau perbaikan kelistrikan,ÔÇØ kata Gazoel Amin, Pemilik Jasa Inspeksi Bantu Cek.

Artikel terkait

Rekomendasi