Pemprov DKI Jakarta Padamkan Lampu SCBD Peringati Hari Bumi 2026

Pemprov DKI Jakarta Padamkan Lampu SCBD Peringati Hari Bumi 2026
Foto: Ilustrasi Pemprov DKI Jakarta Padamkan Lampu SCBD Peringati Hari Bumi 2026.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melakukan pemadaman lampu serentak di kawasan Sudirman Central Business District (SCBD), Jalan Jenderal Sudirman, pada Sabtu (25/4/2026) malam. Aksi dalam rangka peringatan Hari Bumi ini mengakibatkan area pusat bisnis tersebut tampak lebih redup dari biasanya.

Dilansir dari Megapolitan, pemadaman berlangsung selama satu jam mulai pukul 20.30 hingga 21.30 WIB, mencakup lampu jalan dan penerangan dari Patung Pemuda hingga Bundaran Hotel Indonesia (HI). Pantauan di lokasi menunjukkan Patung Jenderal Sudirman dan Bundaran HI mengalami pengurangan intensitas cahaya yang signifikan.

Seorang pedagang di sekitar pintu masuk MRT Istora Mandiri, Anang, mengaku belum mengetahui adanya agenda pemadaman tersebut sehingga sempat merasa heran dengan kondisi gedung-gedung di sekitarnya.

"Kayaknya baru ini deh makanya enggak biasa lihat tiba-tiba pada mati gedungnya," kata Anang.

Pedagang berusia 30 tahun tersebut sempat menduga telah terjadi gangguan pada aliran listrik karena area tersebut biasanya selalu benderang.

"Daritadi ini, saya baru tahu kalau ada Hari Bumi itu. Kirain ada kejadian, soalnya enggak pernah gelap di sini," ujarnya.

Komentar serupa datang dari Ghiffari, seorang warga di kawasan SCBD yang merasa terkejut melihat lampu jalan di jalur protokol ikut dipadamkan. Ia menilai kondisi tersebut tidak lazim bagi kawasan bisnis yang dikenal selalu terang benderang.

"Sebenarnya tahu sih ada Hari Bumi tapi karena enggak biasa aja. Sebetulnya aneh karena termasuk jalan protokol. SCBD kan biasanya terang," tutur Ghiffari.

Pria berusia 24 tahun itu menekankan pentingnya strategi yang lebih terencana jika pemerintah ingin mencapai target efisiensi energi secara maksimal.

"Menurutku harus ada cara yang lebih pasti dan berkelanjutan kalau ingin melakukan penghematan energi," kata dia.

Warga lainnya, Fani, memberikan apresiasi terhadap langkah pemadaman di area perkantoran tersebut sebagai bentuk edukasi publik. Ia menyebut telah mengenal kampanye serupa sejak masa sekolah, namun baru kali ini menyaksikannya langsung di SCBD.

"Aku tahu Earth Hour udah dari sekolah. Tapi baru kali ini lihat penerapannya di SCBD," kata Fani.

Menurutnya, frekuensi kegiatan serupa perlu ditingkatkan untuk membentuk kebiasaan hemat energi di tengah masyarakat luas.

"Bagus sih sekali-sekali diistirahatkan begini. Tapi jangan cuma sekali setahun," ujarnya.

Meski sebagian besar penerangan dipadamkan, beberapa lantai di gedung tinggi tetap menyalakan lampu, sementara papan reklame dan lampu kendaraan bermotor masih memberikan cahaya di jalur tersebut. Area di bawah Simpang Semanggi tercatat menjadi salah satu titik yang paling gelap bagi pengendara roda dua.

Artikel terkait

Rekomendasi