Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengonfirmasi bahwa aparat keamanan telah membekuk pelaku penembakan yang terjadi dalam acara makan bersama di Gedung Putih pada Minggu (26/4/2026). Insiden tersebut memicu evakuasi darurat terhadap sang presiden oleh pasukan pengamanan presiden.
Kabar mengenai penangkapan tersangka ini disampaikan langsung oleh Trump melalui platform media sosial miliknya, Truth Social, setelah situasi dinyatakan terkendali. Berdasarkan laporan yang dilansir dari Kompas, insiden tersebut sempat menimbulkan kekhawatiran terkait keselamatan para pejabat tinggi negara.
Selain mengenai status pelaku, Trump memberikan kepastian terkait kondisi fisiknya dan orang-orang terdekatnya yang berada di lokasi kejadian. Ia menyatakan bahwa dirinya bersama Melania Trump serta seluruh jajaran kabinet yang hadir dalam pertemuan tersebut berada dalam keadaan selamat tanpa luka.
Respons cepat dari tim keamanan mendapatkan apresiasi khusus dari sang presiden atas keberanian mereka dalam menangani ancaman di area ring satu tersebut. Dinas Rahasia atau Secret Service segera mengamankan area begitu tembakan terdengar guna mencegah jatuhnya korban.
ÔÇ£Dinas Rahasia dan Penegak Hukum melakukan pekerjaan yang fantastis. Mereka bertindak cepat dan berani. Pelaku penembakan telah ditangkap,ÔÇØ kata Trump di Truth Social, Minggu (26/4/2026).
Penegasan mengenai profesionalisme petugas keamanan ini menjadi poin utama dalam keterangan resmi pertama Trump usai peristiwa mencekam tersebut. Hingga saat ini, pihak berwenang masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap pelaku yang identitasnya belum diungkapkan ke publik.