PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) secara resmi meningkatkan peringkat kredit PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA dari sebelumnya id SD menjadi id B pada Rabu (29/4). Kenaikan ini mencakup seluruh instrumen surat utang yang diterbitkan oleh perusahaan konstruksi pelat merah tersebut.
Dilansir dari Detik Finance, instrumen yang mengalami kenaikan rating menjadi id B meliputi Obligasi Berkelanjutan I, II, dan III. Sementara itu, Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I, II, dan III milik perseroan juga mencatatkan peningkatan peringkat menjadi id B(sy).
Direktur Utama WIKA, Agung Budi Waskito mengapresiasi kenaikan rating ini sebagai bentuk pengakuan atas strategi perbaikan kondisi finansial perusahaan. Penilaian terbaru ini dianggap sebagai indikator positif bagi kelangsungan operasional emiten berkode saham WIKA tersebut.
"Peningkatan ini menegaskan arah perbaikan kinerja Perseroan sebagai buah komitmen WIKA dalam menjalankan transformasi dan penguatan fundamental keuangan secara konsisten," ujar Agung Budi Waskito, Direktur Utama WIKA.
Peningkatan status kredit ini terealisasi setelah WIKA mencapai kesepakatan dengan para pemegang Obligasi dan Sukuk terkait perubahan ketentuan perjanjian. Persetujuan kuorum tersebut memberikan relaksasi pada jadwal pembayaran pokok maupun kupon, serta dispensasi atas rasio keuangan yang belum terpenuhi.
Langkah strategis tersebut memberikan ruang bagi perseroan untuk menyeimbangkan kembali struktur permodalannya. Manajemen menyatakan bahwa dukungan dari para pemangku kepentingan menjadi faktor krusial dalam proses pemulihan peringkat surat utang ini.
Manajemen WIKA kini fokus pada penguatan likuiditas dan peningkatan efisiensi operasional dalam setiap pengerjaan proyek. Strategi selektif dalam mengelola portofolio akan tetap dijalankan guna menjaga keberlanjutan pemulihan keuangan perusahaan di masa depan.