PDIP Kumpulkan Ribuan Kader DPRD se-Indonesia, Fokus Perjuangkan Kaum Marhaen di 2026

PDIP Kumpulkan Ribuan Kader DPRD se-Indonesia, Fokus Perjuangkan Kaum Marhaen di 2026
Foto: PDIP Kumpulkan Ribuan Kader DPRD se-Indonesia, Fokus Perjuangkan Kaum Marhaen di 2026. (Illustration by Pexels)

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan secara resmi memulai rangkaian agenda bimbingan teknis (bimtek) bagi ribuan kadernya. Kegiatan ini menyasar seluruh anggota DPRD dari berbagai daerah di Indonesia.

Ketua DPP PDIP, Djarot Saiful Hidayat, menjelaskan bahwa tujuan utama bimtek ini adalah memperkokoh soliditas kader di kursi legislatif. Langkah ini dianggap penting guna memastikan visi partai berjalan selaras di tingkat daerah.

Djarot juga menekankan pentingnya membangun kerja sama yang kuat antara jajaran pengurus struktural di daerah. Fokus utamanya adalah mempererat ikatan antara Ketua, Sekretaris, dan Bendahara (KSB) di tingkat DPC maupun DPD.

Sistem Zonasi dalam Pelaksanaan Bimtek

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang dilakukan terpusat di Jakarta, pelaksanaan bimtek kali ini dibagi menjadi beberapa gelombang. Pembagian ini dilakukan berdasarkan zonasi wilayah di seluruh tanah air.

Pada gelombang pertama yang berlangsung di Jakarta, peserta terdiri dari anggota DPRD wilayah Jabodetabek, Jawa Barat, dan Kalimantan. Tahapan selanjutnya akan bergeser ke lokasi-lokasi strategis lainnya.

Berikut adalah rencana pembagian lokasi bimbingan teknis berdasarkan regional wilayah:

  • Wilayah Jawa dan Kepulauan Nusa Tenggara: Kegiatan dipusatkan di Bali untuk mencakup kader dari Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, NTB, dan NTT.
  • Wilayah Sumatera: Seluruh kader di area ini akan berkumpul mengikuti rangkaian acara di Kota Medan.
  • Wilayah Sulawesi dan Papua: Agenda khusus disiapkan untuk wilayah ini dengan lokasi yang telah ditentukan.
  • Penutupan Regional: Rangkaian acara akan ditutup dengan pertemuan di Jayapura bagi kader dari seluruh tanah Papua.

Melalui pembagian wilayah ini, koordinasi antar kader diharapkan menjadi lebih efektif. Selain itu, pendekatan regional memungkinkan pembahasan isu-isu lokal yang lebih spesifik bagi setiap daerah.

Semangat Marhaenisme dan Bulan Bung Karno

Momen pembukaan bimtek ini juga dimanfaatkan PDIP untuk kembali memperkenalkan lagu "Bung Karno Bapak Marhaenisme". Lagu tersebut kini menjadi bagian resmi dalam setiap protokol acara partai.

Langkah ini bertujuan membangkitkan kembali semangat ideologi Marhaenisme di kalangan kader. Selain itu, pemutaran lagu tersebut merupakan bagian dari penyambutan Bulan Bung Karno yang diperingati setiap Juni.

Djarot menegaskan bahwa lagu ini berfungsi sebagai pengingat moral bagi para wakil rakyat yang baru dilantik. Esensi utama dari perjuangan partai adalah berdiri dan berpihak pada kepentingan rakyat kecil.

Kedepannya, lagu "Bung Karno Bapak Marhaenisme" akan selalu diperdengarkan berdampingan dengan Mars dan Himne PDIP. Hal ini wajib dilakukan dalam setiap seremoni resmi kepartaian di seluruh tingkatan.

Artikel terkait

Rekomendasi