Pertandingan final Liga Champions dipastikan akan mempertemukan Paris Saint-Germain (PSG) melawan Arsenal di Puskas Arena, Budapest, Hungaria pada akhir Mei mendatang. Laga puncak ini dinilai ideal mengingat performa impresif kedua tim sepanjang musim ini, seperti dilansir dari Detik Sport.
Sebelum melangkah ke partai final ini, Arsenal baru saja memastikan diri sebagai kampiun Liga Inggris. Keberhasilan tersebut sekaligus mengakhiri puasa gelar liga domestik yang telah dinantikan The Gunners selama lebih dari dua dekade.
Pelatih PSG, Luis Enrique, memberikan rasa hormatnya terhadap pencapaian sang calon lawan. Juru taktik asal Spanyol tersebut mengaku sangat menantikan laga final yang dinilainya akan berjalan luar biasa.
"Mereka layak menjuarai liga; mereka telah melewati musim yang gemilang. Kami sudah pernah bertanding melawan tim Arsenal ini, jadi kami tahu apa yang mampu mereka lakukan," kata Luis Enrique seperti dikabarkan situs resmi UEFA.
Luis Enrique juga memuji kedalaman taktik Arsenal yang dinilai solid, baik dalam posisi bertahan maupun ketika sedang membangun serangan ke lini pertahanan lawan.
"Mereka adalah salah satu tim terbaik saat sedang tidak menguasai bola, dan ketika memegang bola, mereka mencetak banyak gol. Sangat masuk akal jika kami menghadapi mereka di final. Kami bisa menantikan laga final yang benar-benar luar biasa," kata Luis Enrique menambahkan.
Berdasarkan catatan pertemuan, kedua klub sejauh ini sudah saling berhadapan sebanyak tujuh kali di kompetisi Eropa. Rekor pertemuan kedua tim masih berimbang, dengan masing-masing mengemas dua kemenangan dan tiga laga lainnya berakhir dengan skor seri.
Kendati demikian, Arsenal tercatat memiliki kenangan buruk dari pertemuan sebelumnya. Klub asal London tersebut disingkirkan oleh PSG pada babak semifinal Liga Champions musim lalu setelah menderita kekalahan dengan skor 0-1 dan 1-2.