Panitia Kurban di Brebes Gunakan Daun Pisang Gantikan Plastik

Panitia Kurban di Brebes Gunakan Daun Pisang Gantikan Plastik
Foto: Ilustrasi Panitia Kurban di Brebes Gunakan Daun Pisang Gantikan Plastik.

Panitia kurban di Desa Luwungragi, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, menggunakan daun pisang sebagai pengganti kantong plastik untuk membungkus daging kurban pada Rabu (27/5), seperti dilansir dari Media Indonesia.

Langkah tersebut diterapkan guna menggalakkan gerakan pengurangan limbah plastik sekali pakai yang biasanya meningkat drastis saat pembagian daging kurban. Daun pisang dipilih karena dinilai ramah lingkungan, mudah terurai, serta mampu memberikan aroma segar yang khas pada daging.

Pemanfaatan bahan alami ini juga dinilai sangat efektif untuk diterapkan di lingkungan pedesaan karena ketersediaannya yang melimpah.

"Alasan utamanya untuk mengurangi sampah plastik. Jika menggunakan daun pisang, kemasannya akan lebih cepat terurai sehingga ramah lingkungan, " ujar panitia kurban, Kanty Yosefa.

Kanty menambahkan bahwa masyarakat setempat menyambut positif penggunaan pembungkus alami ini karena mengurangi penumpukan sampah plastik di rumah mereka. Sisa daun pisang yang tidak terpakai pun masih dapat diolah kembali oleh warga untuk menjadi pupuk kompos.

"Di pedesaan daun pisang juga mudah didapat. Setiap daging yang dibagikan hanya butuh dua lembar daun pisang untuk membungkusnya agar bisa tertutup rapat dan rapi," terang Kanti.

Kanty memaparkan bahwa pada tahun ini terdapat warga bernama H. Ridhohul Khukam yang berkurban puluhan ekor sapi saat sedang melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci.

"Tahun ini Alhamdulillah ada 21 ekor hewan kurban yang disembelih dan disebarkan kepada masyarakat di beberapa wilayah yang telah ditentukan oleh Pak Haji Ridho. Di antaranya ada di daerah Sengon, Songgom, Desa Luwungragi sendiri, Siasem, hingga ke Tegal dan beberapa tempat lain," jelas Kanti.

Upaya pelestarian lingkungan dalam prosesi ibadah tahunan ini turut mendapat respons positif dari perangkat desa setempat demi mewujudkan lingkungan yang sehat.

ÔÇ£Semoga gerakan ini terus meluas demi menciptakan perayaan hari besar yang bersih dan bebas polusi plastik,ÔÇØ ujar Ketua RW Desa Luwungragi, M. Amin Toha.

Artikel terkait

Rekomendasi