Fadli Zon Buka Pameran Seni Ukir Jepara Tatah di Museum Nasional

Fadli Zon Buka Pameran Seni Ukir Jepara Tatah di Museum Nasional
Foto: Ilustrasi Fadli Zon Buka Pameran Seni Ukir Jepara Tatah di Museum Nasional.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon meresmikan pembukaan pameran seni ukir Jepara bertajuk 'TATAH' di Museum Nasional pada Rabu (29/4/2026). Eksibisi ini bertujuan melestarikan budaya ukir yang telah menjadi identitas lintas generasi, sebagaimana dilansir dari Detik Travel.

Pemerintah memberikan apresiasi khusus terhadap seni ukir tersebut karena dinilai sebagai warisan budaya berbasis teknologi tradisional yang memiliki kapasitas untuk terus berkembang. Pameran ini menampilkan sekitar 35 karya dari para maestro ukir yang telah eksis selama ratusan tahun.

"Hal ini menunjukkan bahwa tradisi ukir Jepara memiliki kapasitas untuk terus berkembang, beradaptasi dalam lintasan zaman. Saya selalu mengutip Pasal 32 Ayat 1 Undang-Undang dasar Negara Republik Indonesia yang bunyinya adalah negara memajukkan kebudayaan nasional Indonesia di tengah peradaban dunia dengan menjamin masyarakat dalam memelihara dan mengembangkan nilai budaya," ucap Fadli Zon, Menteri Kebudayaan.

Penegasan mengenai peran negara dalam memajukan kebudayaan nasional tersebut menjadi landasan pemerintah dalam mendukung keberlanjutan ekspresi budaya lokal di kancah global.

"Jadi ada perintah negara memajukkan kebudayaan nasional Indonesia di tengah peradaban dunia. Saya yakin seni ukir Jepara bisa menjadi representasi, bagian dari ekspresi budaya kita di tengah peradaban dunia," sambung Fadli Zon.

Bupati Jepara Witiarso Utomo menyatakan bahwa wilayahnya menyimpan sejarah panjang yang menjadi kebanggaan masa kini melalui karya-karya yang diproduksi. Ia berharap pameran ini dapat memperluas pandangan masyarakat bahwa Jepara bukan sekadar daerah penghasil furnitur fungsional.

"Melalui pameran ini kami ingin menyampaikan bahwa Jepara tidak hanya menghasilkan produk, Jepara memproduksi makna, identitas, dan peradaban, Jepara melahirkan karya seni yang menjadi identitas dan kebanggaan bangsa," ucap Witiarso Utomo, Bupati Jepara.

Witiarso juga menyoroti aspek kesejahteraan sosial di balik keindahan ukiran, di mana ribuan keluarga menggantungkan hidup mereka pada keberlanjutan seni tradisional ini.

"Di balik setiap ukiran ada kehidupan, ada ribuan keluarga yang menggantungkan harapan pada seni ini, ada begitu banyak jiwa yang melahirkan karya independen, tidak selalu sebagai sebuah produk fungsional tapi juga melahirkan karya seni, mewariskan sejarah," lanjut Witiarso Utomo.

Pameran TATAH di Museum Nasional dijadwalkan berlangsung hingga 5 Juli mendatang untuk memberikan kesempatan bagi pengunjung mengenal lebih dalam sejarah dan budaya Jepara.

Artikel terkait

Rekomendasi