PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK) melaksanakan akuisisi dua perusahaan penambangan bijih nikel dengan total nilai mencapai US$ 75,91 juta, sebagaimana dilansir dari Investortrust pada Senin (25/5/2026).
Langkah korporasi ini diwujudkan melalui pembelian 15,62 persen saham PT Karayatama Konawe Utara (KKU) dan 14,62 persen saham PT Konutara Sejati (KS).
Keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) mengungkapkan bahwa pendanaan agenda ini diperoleh dari perpetual loan atau pinjaman pemegang saham PT Eco Energi Persada (EEP) selaku pengendali PACK dengan nilai US$ 93,14 juta.
Lantaran transaksi tersebut bersifat afiliasi dan nilainya setara 48,06 persen dari ekuitas perseroan, PACK diwajibkan menggunakan penilaian independen demi memastikan kewajaran transaksi.
Alokasi dana secara rinci digunakan untuk membeli saham KS dari WPK sebesar US$ 33,49 juta, sementara US$ 42,42 juta sisanya dialokasikan guna mengakuisisi saham KKU dari pihak yang sama.
ÔÇ£Sehbungan dengan transaksi tersebut, perseroan meraih pinjaman dari EEP dengan jumlah pokok sebesar US$ 93,14 juta dengan bunga sebesar 8,00% per tahun,ÔÇØ tulis manajemen PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk.
Sebelum keputusan akuisisi ini, struktur kepemilikan saham PACK juga mengalami perubahan signifikan melalui masuknya investor baru.
H Samdudin Andi Arsyad atau Haji Isam tercatat menanamkan modal dengan membeli 6,83 miliar lembar atau setara 21,12 persen saham PACK senilai Rp 936,65 mengeksplorasi harga pelaksanaan Rp 137 per saham.
ÔÇ£Transaksi dilakukan pada 13 Mei 2026 dengan tujuan untuk investasi,ÔÇØ tulis manajemen PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk.
PACK kini menuntaskan transformasi bisnis dari sektor industri kemasan yang sebelumnya bernama PT Solusi Kemasan Digital Tbk menjadi perusahaan induk yang mengarahkan fokus sepenuhnya pada pertambangan serta perdagangan komoditas nikel.