Pacific Universal Investments Akuisisi 51 Persen Saham Mitra Adiperkasa

Pacific Universal Investments Akuisisi 51 Persen Saham Mitra Adiperkasa
Foto: Ilustrasi Pacific Universal Investments Akuisisi 51 Persen Saham Mitra Adiperkasa.

Pacific Universal Investments Pte. Ltd. resmi mengambil alih 51 persen saham PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI) pada Jumat (8/5/2026) untuk memperkuat ekspansi bisnis ritel di wilayah Indonesia dan Asia Tenggara.

Perusahaan investasi tersebut membeli sebanyak 8,46 miliar lembar saham dari PT Satya Mulia Gema Gemilang dengan harga Rp1.395 per saham. Dilansir dari Market, total nilai transaksi pengalihan kepemilikan emiten ritel gaya hidup tersebut mencapai Rp11,81 triliun.

Direktur Pacific Universal Investments Sean Gustav Standish Hughes memberikan penjelasan mengenai visi strategis di balik langkah korporasi besar ini. Pihaknya berupaya menyokong pertumbuhan jangka panjang MAPI di pasar regional.

"Tujuan pengambilalihan adalah untuk mengembangkan usaha Grup MAP di Indonesia dan Asia Tenggara," ujar Sean Gustav Standish Hughes, Direktur Pacific Universal Investments.

Penuntasan transaksi ini menetapkan Pacific Universal Investments sebagai pemegang saham pengendali baru. Pacific bersama afiliasinya, CVC Capital Partners, juga berencana menunjuk Samudra (Investment) Pte. Ltd. dan Ocean Continuum Pte. Ltd. guna menjalankan kewajiban pasar modal.

Langkah selanjutnya adalah pelaksanaan penawaran tender wajib (MTO) bagi pemegang saham publik MAPI. Harga pelaksanaan tender wajib tersebut dipatok pada angka Rp1.550 per lembar saham sesuai dengan regulasi yang berlaku.

PT Mitra Adiperkasa Tbk. sendiri merupakan raksasa ritel yang mengelola lebih dari 150 jenama internasional di berbagai sektor, mulai dari mode hingga makanan. Hingga kuartal I/2026, perseroan tercatat telah mengoperasikan lebih dari 4.000 gerai yang tersebar di 80 kota.

Pergantian pengendali ini berlangsung saat kondisi keuangan MAPI menunjukkan tren positif dengan pendapatan mencapai Rp12,29 triliun pada tiga bulan pertama tahun 2026. Angka tersebut mencerminkan kenaikan sebesar 32,04 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Pertumbuhan juga terlihat pada laba bersih perseroan yang meningkat 32,98 persen secara tahunan menjadi Rp628,04 miliar. Portofolio merek di bawah naungan MAP mencakup nama-nama besar seperti Starbucks, Zara, Sogo, hingga Digimap.

Artikel terkait

Rekomendasi