OSL Indonesia Resmi Bergabung ke Ekosistem ICEx Group

OSL Indonesia Resmi Bergabung ke Ekosistem ICEx Group
Foto: Ilustrasi OSL Indonesia Resmi Bergabung ke Ekosistem ICEx Group.

PT Multikripto Exchange Indonesia atau OSL Indonesia resmi masuk ke dalam ekosistem ICEx Group per 7 Mei 2026 setelah merampungkan proses transisi keanggotaan dari PT Central Finansial X atau CFX, seperti dilansir dari Investortrust pada Senin (11/5/2026).

Langkah korporasi ini melibatkan OSL Indonesia selaku salah satu pendiri sekaligus pemegang saham ICEx Group dari total 11 Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD). Anggota pendiri lainnya seperti Indodax, Tokocrypto, Ajaib, Reku, Triv, hingga Upbit Indonesia akan menyusul untuk menyelesaikan transisi serupa secara bertahap.

Integrasi ini berjalan di tengah pertumbuhan masif pasar kripto domestik berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per Maret 2026 yang mencatatkan jumlah investor menembus 21,37 juta orang. Aktivitas pasar yang tinggi juga tercermin dari nilai transaksi spot bulanan yang menyentuh angka Rp22,24 triliun.

Infrastruktur ICEx Group sendiri beroperasi di bawah pengawasan OJK dengan tiga entitas terintegrasi, yakni bursa aset keuangan digital ICEx, lembaga kliring CACI, dan pengelola tempat penyimpanan ICC. Manajemen memastikan proses perpindahan ini tetap mengutamakan kelangsungan layanan dan keamanan aset para investor melalui koordinasi ketat dengan pihak CFX.

CEO ICEx Group Kai Hamza menyatakan bahwa transisi ini merupakan tonggak krusial dalam program onboarding seluruh PAKD pendiri ke jaringan mereka. Hubungan kerja sama dengan CFX dipastikan tetap terjalin erat demi menjaga stabilitas pasar selama masa peralihan.

"Kami menyambut baik OSL Indonesia dan mengapresiasi kolaborasi CFX dalam memastikan proses transisi berjalan secara tertib. Seiring berkembangnya pasar aset keuangan digital Indonesia, fokus kami tetap pada pembangunan infrastruktur yang menjunjung tinggi integritas, transparansi, dan ketahanan jangka panjang bagi seluruh pelaku pasar," kata Kai dalam siaran pers, Senin (11/5/2026).

Pihak OSL Indonesia menilai perpindahan ini sebagai bagian dari rencana strategis jangka panjang perusahaan untuk berkembang di pasar domestik. Transformasi ini juga menjadi langkah konkrit dalam memperkuat kejelasan regulasi industri.

"Transisi ini mencerminkan fokus kami untuk bertumbuh dalam ekosistem yang mendukung kejelasan regulasi dan kesiapan jangka panjang. Kami melihat peran kami bukan hanya sebagai pelaku pasar, tetapi juga sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem aset keuangan digital yang lebih kuat dan inklusif di Indonesia," kata Vincent Salaka, Head of Marketing OSL Indonesia.

Ekspansi ini turut mendapat perhatian dari manajemen tingkat global yang melihat potensi besar pada regulasi pasar keuangan di tanah air. Skala pasar yang besar menjadi alasan utama komitmen investasi jangka panjang mereka.

"Dengan lebih dari 21 juta investor aset kripto dan kerangka regulasi yang semakin matang di bawah pengawasan OJK, Indonesia, sebagai salah satu pasar paling strategis bagi OSL, merepresentasikan kombinasi langka antara skala pasar dan kejelasan regulasi. Penyelesaian transisi OSL Indonesia ke ekosistem ICEx mencerminkan keyakinan kami terhadap arah pertumbuhan pasar Indonesia, sekaligus mempertegas komitmen OSL Group untuk membangun generasi baru infrastruktur pasar aset keuangan digital yang seamless," pungkas Kevin Cui, Executive Director dan Chief Executive Officer OSL Group.

Artikel terkait

Rekomendasi