Otoritas Jasa Keuangan Regional 3 Jawa Tengah dan DIY bersama APRDI menyelenggarakan program sosialisasi dan edukasi reksa dana di Semarang pada 9 April 2026. Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman 30 perwakilan media mengenai program investasi terencana secara nasional.
Acara ini merupakan bagian dari Road to Pekan Reksa Dana 2026 yang mencakup lima kota besar di Indonesia. Dilansir dari Investortrust, pertumbuhan pasar modal di Jawa Tengah mencatat kenaikan signifikan dengan jumlah Single Investor Identification mencapai 3,38 juta per Januari 2026.
Sektor reksa dana menjadi kontributor terbesar di wilayah tersebut dengan porsi mencapai 63,98 persen atau sebesar 2,17 juta SID. Selain itu, nilai penjualan Agen Penjual Efek Reksa Dana juga mengalami peningkatan sebesar 269,34 persen secara tahunan.
Kepala Kantor OJK Provinsi Jawa Tengah Hidayat Prabowo menjelaskan bahwa penguatan literasi keuangan menjadi kebutuhan mendesak di tengah perluasan akses investasi. Inklusi yang tinggi perlu dibarengi dengan pemahaman memadai agar masyarakat bijak berinvestasi.
"Tantangan yang dihadapi industri ini bukan hanya membuka akses, tetapi juga memastikan masyarakat benar-benar memahami manfaat, risiko, dan cara memilih produk investasi yang tepat. Reksa dana, khususnya reksa dana pasar uang, bisa menjadi entry point bagi investor pemula. Oleh karena itu, kami terus mengingatkan masyarakat agar hanya berinvestasi pada produk yang terdaftar dan diawasi OJK," ujarnya dalam siaran pers, Senin (13/4/2026).
Hidayat Prabowo menambahkan bahwa sinergi antara regulator, pelaku industri, media, dan komunitas merupakan kunci utama. Kolaborasi ini berfungsi melindungi masyarakat dari investasi ilegal sekaligus membangun partisipasi industri reksa dana yang berkelanjutan.
Pihak penyelenggara juga memperkenalkan program PINTAR Reksa Dana sebagai inisiatif nasional untuk membentuk kedisiplinan investasi secara berkala. Program ini menerapkan prinsip penggabungan nilai investasi dan dollar cost averaging bagi masyarakat umum serta kelompok pemuda.