OJK dan APRDI Genjot Literasi Reksa Dana untuk Mahasiswa Medan

OJK dan APRDI Genjot Literasi Reksa Dana untuk Mahasiswa Medan
Foto: Ilustrasi OJK dan APRDI Genjot Literasi Reksa Dana untuk Mahasiswa Medan.

Otoritas Jasa Keuangan bersama Asosiasi Pelaku Reksa Dana & Investasi Indonesia dan Makmur memperluas jangkauan edukasi keuangan ke wilayah Sumatera Utara. Langkah ini diambil guna mendongkrak tingkat partisipasi investor di luar Pulau Jawa yang tercatat masih minim.

Seperti dilansir dari Investortrust, rangkaian edukasi bertajuk Road to Pekan Reksa Dana 2026 tersebut diselenggarakan di Kota Medan pada 14 hingga 15 April 2026. Agenda ini menjadi jembatan menuju acara puncak yang bakal dihelat di Main Hall Bursa Efek Indonesia, Jakarta.

Sosialisasi intensif selama dua hari ini menyasar ratusan mahasiswa di dua kampus berbeda serta kalangan jurnalis. Kegiatan hari pertama bertempat di Universitas Satya Terra Bhinneka dan Kantor OJK Provinsi Sumatera Utara, sedangkan hari kedua dilaksanakan di STIE Bina Karya Tebing Tinggi.

Lebih dari 300 mahasiswa terlibat aktif dalam program yang didukung penuh oleh perwakilan otoritas pasar modal setempat. Kehadiran para petinggi lembaga regulatori menegaskan pentingnya kolaborasi dalam memperluas jangkauan inklusi keuangan di daerah.

Kepala Direktorat Pengawasan PUJK, Edukasi, Pelindungan Konsumen, dan Layanan Manajemen Strategis OJK Provinsi Sumatera Utara, Yusri, mengingatkan pentingnya aspek legalitas dalam berinvestasi.

"Teman-teman semua di sini, penting sekali untuk mulai mengenal investasi dan selalu tekankan prinsip legal dan logis dalam memilih aset investasi," ujar Yusri dalam siaran pers, Kamis (23/4/2026).

Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan BEI Sumatera Utara, Muhammad Pintor Nasution, menjabarkan pentingnya kesiapan mental menghadapi dinamika pasar modal yang fluktuatif.

"Pasar modal akan selalu mengalami fluktuasi, naik maupun turun. Namun yang terpenting bagi setiap investor adalah memahami profil risiko diri sendiri dan memegang teguh prinsip bahwa investasi adalah komitmen jangka panjang. Dengan pemahaman itu, investor dapat tetap tenang dan tidak mengambil keputusan secara emosional ketika kondisi pasar tidak sesuai ekspektasi," ujar Pintor.

Kemudahan Investasi Digital Sejak Dini

Pihak Makmur yang diwakili Associate Director Sales & Marketing, Endang Cahyani, memaparkan bahwa teknologi kini mempermudah akses investasi bagi generasi muda.

"Saat ini, mahasiswa bisa mulai belajar untuk menyisihkan dibandingkan menyisakan. Investasi di reksa dana sudah sangat mudah karena bisa dimulai dari Rp 10.000 saja," ucap Endang.

Ketua Presidium Dewan APRDI, Lolita Liliana, menambahkan penjelasan mengenai aspek teknis pertumbuhan aset dalam jangka panjang.

"Pelajari investasi sedini mungkin dan pahami tentang compounding growth. Investasi secara berkala, walaupun sedikit, akan membentuk kebiasaan baik untuk masa depan," katanya.

Artikel terkait

Rekomendasi