Unit Usaha Syariah (UUS) Bank Jago atau Jago Syariah membukukan lonjakan jumlah nasabah yang signifikan sepanjang tahun 2025. Perkembangan ini memperlihatkan pertumbuhan kepercayaan masyarakat terhadap layanan keuangan digital berbasis syariah di Indonesia.
Head of Sharia Business Bank Jago Waasi Sumintardja memaparkan bahwa Jago Syariah berhasil menjaring hingga 2,4 juta nasabah pada akhir tahun 2025. Berdasarkan data yang dikutip dari Investortrust, jumlah tersebut mencerminkan pertumbuhan sebesar 16,5 persen secara year on year (yoy).
"Pertumbuhan jumlah nasabah kalau sebagai indikator dari jumlah nasabah itu juga positif. Sampai akhir tahun (2025) kita sudah 2,4 juta nasabah, kira-kira tumbuh sekitar 16,5%," ujarnya, dalam Diskusi dan Buka Puasa Bank Jago Bersama Media, di Jakarta, Rabu (4/3/2026).
Menurut Waasi Sumintardja, pencapaian positif tersebut digerakkan oleh dukungan ekosistem yang solid. Kekuatan ekonomi syariah dinilai terletak pada kolaborasi lintas sektor industri yang luas dan tidak hanya terpaku pada sektor keuangan.
"Jadi secara makronya bagus, alhamdulillah di Jago juga bagus. Saya lihat juga tadi kalau kita ngomongin ekonomi syariah itu sesuatu hal yang kompleks, berbagai macam industri, tak hanya keuangan," katanya.
"Ada industri makanan, farmasi, segala macam. Sehingga yang menggerakan ekonomi itu sebenarnya ekosistem," sambung Waasi.
Sinergi dengan ekosistem Bank Jago diakui memiliki pengaruh besar terhadap pertumbuhan nasabah Jago Syariah. Model kolaborasi ini terbukti efektif dalam memikat nasabah baru sekaligus memperluas jangkauan inklusi keuangan syariah nasional.
"Bahkan, pertumbuhan nasabah ini 60%-nya itu datang dari ekosistem. Jadi masih selaras," ucap Waasi.
Pencapaian total 2,4 juta nasabah ini dipandang sebagai bentuk representasi dari meningkatnya kepercayaan publik. Secara umum, kondisi tersebut memberikan cerminan positif bagi perkembangan industri ekonomi syariah di tingkat nasional.
"Saya pikir pertumbuhan jumlah nasabah di Bank Jago juga meningkatkan atau mewakilkan daripada munculnya kepercayaan masyarakat atas Jago Syariah," ujar Waasi.
"Kalau kita generalisasikan juga munculnya kepercayaan masyarakat atas industri ekonomi syariah secara nasional," lanjutnya.