Astronaut NASA dalam misi Artemis II menggunakan kartu memori komersial untuk mendokumentasikan foto ikonik Bumi dari luar angkasa pada Jumat (17/04/2026). Perangkat penyimpanan data ini dipilih karena mampu beroperasi secara optimal di lingkungan ekstrem dengan tingkat radiasi tinggi.
Penggunaan media penyimpanan profesional CFexpress Type B Iridium produksi ProGrade Digital tersebut dilansir dari Detik iNET. Produk dengan kapasitas 400GB ini tersedia di pasar publik dengan harga sekitar USD 459,99 atau setara Rp7,8 juta.
Kerja sama antara NASA, Marshall Space Flight Center, dan Phison Electronics berhasil mengembangkan teknologi kartu tersebut dalam kurun waktu kurang dari 18 bulan. Secara teknis, perangkat ini memiliki kemampuan baca mencapai 3.550 MB/s serta kecepatan tulis berkelanjutan hingga 850 MB/s.
Spesifikasi tinggi tersebut menjadi kebutuhan utama untuk mendukung pengambilan gambar resolusi tinggi menggunakan kamera profesional Nikon Z9. Dokumentasi ini menjadi bagian penting dari misi Artemis II yang merupakan penerbangan manusia pertama menuju orbit Bulan sejak tahun 1972.
Pihak NASA juga mengonfirmasi rencana penggunaan kartu memori serupa untuk agenda penjelajahan berikutnya. Perangkat ini akan diintegrasikan ke dalam Handheld Universal Lunar Camera (HULC) yang disiapkan khusus bagi kru misi Artemis III saat mendarat di permukaan Bulan.
Integrasi teknologi komersial ini menunjukkan pergeseran tren di mana perangkat kelas konsumen kini memiliki standar ketahanan yang setara dengan kebutuhan eksplorasi antariksa. Keberhasilan misi ini menjadi pembuktian bagi industri teknologi bahwa perangkat sehari-hari mampu mencapai level kredibilitas teknologi khusus NASA.