Moody's Soroti Pelemahan Fiskal Meksiko yang Berkelanjutan

Moody's Soroti Pelemahan Fiskal Meksiko yang Berkelanjutan
Foto: Ilustrasi Moody's Soroti Pelemahan Fiskal Meksiko yang Berkelanjutan.

Dalam laporan terbarunya, MoodyÔÇÖs menilai pelemahan fiskal Meksiko terjadi secara berkelanjutan dan semakin cepat sejak 2024.

Kondisi itu dipicu oleh belanja pemerintah yang dinilai kaku, basis penerimaan negara yang sempit, serta terus besarnya dukungan pemerintah terhadap perusahaan minyak negara Petroleos Mexicanos atau Pemex.

MoodyÔÇÖs juga menyoroti meningkatnya kerentanan fiskal Meksiko terhadap guncangan ekonomi. Hal ini diperparah oleh prospek pertumbuhan ekonomi yang masih lemah dalam jangka pendek.

Menakar Dampak Pidato Ekonomi Prabowo di Rapat Paripurna DPR terhadap IHSG

Arah IHSG bergantung pada pidato Presiden Prabowo hari ini. Akankah pasar menemukan titik stabilisasi atau justru kembali kehilangan arah?

4 BPR Merger Hasilkan Bank Beraset Rp 1,04 Triliun

Bank sentral Meksiko sebelumnya memperkirakan ekonomi negara itu hanya tumbuh 1,6% pada tahun ini dan baru mencapai 2% pada 2027. Sementara pemerintah Meksiko memproyeksikan pertumbuhan ekonomi dapat mencapai hingga 2,9% pada tahun depan.

Meski memangkas rating, MoodyÔÇÖs menilai kekuatan ekonomi Meksiko masih ditopang oleh ukuran ekonominya yang besar dan beragam, serta akses perdagangan istimewa ke pasar Amerika Serikat (AS).

Meksiko sendiri merupakan ekonomi terbesar kedua di Amerika Latin setelah Brasil.

Saat ini, Meksiko bersama AS dan Kanada tengah meninjau ulang perjanjian dagang USMCA. Perjanjian tersebut sebelumnya membantu melindungi Meksiko dari berbagai sanksi perdagangan yang sempat diterapkan pemerintahan Presiden Donald Trump tahun lalu.

Namun demikian, MoodyÔÇÖs menilai tingginya sektor informal, keterbatasan infrastruktur energi dan air, serta masalah keamanan masih menjadi hambatan struktural bagi pertumbuhan ekonomi Meksiko.

Lembaga itu juga menegaskan dukungan berkelanjutan pemerintah kepada Pemex akan membatasi upaya konsolidasi fiskal negara tersebut.

Meski begitu, MoodyÔÇÖs menilai Meksiko belum menghadapi ketidakseimbangan makroekonomi yang dapat memperbesar risiko fiskal.

Kementerian Keuangan Meksiko menegaskan negara itu masih mempertahankan status layak investasi atau investment grade dari delapan lembaga pemeringkat yang menilai utang pemerintahnya.

Pemerintah juga menyatakan akan tetap menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Artikel terkait

Rekomendasi