Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional mulai merancang 56 program prioritas dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2027 sebagai bagian dari tahun ketiga pelaksanaan RPJMN 2025-2029. Agenda ini mencakup percepatan sektor otomotif melalui pengembangan mobil nasional dan konversi besar-besaran kendaraan listrik.
Penyusunan arah pembangunan nasional tersebut difokuskan pada penguatan kemandirian bangsa melalui delapan klaster utama Program Kerja Prioritas Nasional (PKPN). Berdasarkan laporan yang dilansir dari Otomotif, sejumlah program strategis mencakup mandatori bahan bakar nabati hingga hilirisasi industri kedirgantaraan.
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, memaparkan rincian klaster tersebut dalam Rapat Koordinasi Pembangunan Pusat (Rakorbangpus) RKP 2027 yang berlangsung secara daring pada Kamis (7/5/2026).
"PKPN ini dilaksanakan melalui delapan klaster utama dengan total 60 program untuk memperkuat kemandirian bangsa," ujar Rachmat Pambudy, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas.
Dalam klaster kemandirian energi dan air, pemerintah menetapkan target ambisius berupa penerapan mandatori biodiesel B50 dan bioetanol E20. Selain itu, terdapat rencana konversi enam juta unit sepeda motor berbahan bakar minyak menjadi motor listrik untuk menekan emisi karbon.
Sektor industri akan difokuskan pada agenda hilirisasi yang menghidupkan kembali proyek mobil nasional dan motor nasional. Pemerintah juga memberikan perhatian khusus pada pengembangan industri semikonduktor serta ekosistem industri kedirgantaraan sebagai bagian dari transformasi ekonomi.
Pada aspek infrastruktur dan hunian, program pembangunan tiga juta rumah tetap menjadi prioritas dengan pembagian satu juta unit rumah baru dan dua juta renovasi. Proyek strategis lainnya yang masuk dalam daftar adalah pembangunan tanggul laut raksasa atau giant sea wall serta pengembangan jaringan kereta api nasional.
Berikut adalah rincian delapan klaster prioritas dalam RKP 2027:
| No | Klaster Prioritas | Program Utama |
|---|---|---|
| 1 | Kedaulatan Pangan | Kampung Nelayan Merah Putih, Kapal Ikan Modern, Kawasan Pangan Terintegrasi |
| 2 | Kemandirian Energi dan Air | Mandatori B50 dan E20, Konversi 6 Juta Motor Listrik, PLTS 100 GW, Swasembada Air |
| 3 | Pendidikan dan Kebudayaan | Digitalisasi Pendidikan, Sekolah Garuda, Universitas Baru Berbasis STEMM |
| 4 | Kesehatan | Makan Bergizi Gratis, Pemeriksaan Kesehatan Gratis, Penuntasan Tuberkulosis |
| 5 | Hilirisasi dan Industrialisasi | Mobil Nasional, Motor Nasional, Industri Semikonduktor, Kedirgantaraan |
| 6 | Infrastruktur dan Perumahan | Giant Sea Wall, Pembangunan 3 Juta Rumah, Jaringan Kereta Api |
| 7 | Ekonomi Kerakyatan dan Desa | 80.000 Koperasi Desa Merah Putih, Pembangunan Daerah 3T |
| 8 | Penurunan Kemiskinan | Bantuan Sosial Terintegrasi (PRO-KESRA) |
Kesejahteraan sosial juga diperkuat melalui program bantuan perlengkapan sekolah dan digitalisasi pendidikan yang menyasar dua juta papan interaktif digital. Di sektor kesehatan, pemerintah merencanakan peningkatan status 66 rumah sakit serta penyediaan makan bergizi gratis bagi ibu hamil dan balita.