Mirae Asset Sekuritas Dorong Diversifikasi Investasi Melalui Reksa Dana Indeks

Mirae Asset Sekuritas Dorong Diversifikasi Investasi Melalui Reksa Dana Indeks
Foto: Ilustrasi Mirae Asset Sekuritas Dorong Diversifikasi Investasi Melalui Reksa Dana Indeks.

PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia mendorong para investor untuk melakukan diversifikasi portofolio ke instrumen reksa dana indeks guna mengantisipasi ketidakpastian kondisi makroekonomi global dan situasi politik menjelang akhir tahun. Strategi ini disampaikan dalam diskusi di Jakarta pada Selasa, 17 Oktober 2023, sebagai upaya mendapatkan imbal hasil yang lebih optimal dengan risiko terukur.

Pertumbuhan kinerja instrumen ini didorong oleh pengelolaan aset yang mengikuti pergerakan indeks acuan tertentu. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang dilansir dari Investortrust, total dana kelolaan (AUM) industri reksa dana nasional mencapai Rp 515 triliun pada September, meskipun angka tersebut terkoreksi 8 persen secara tahunan.

"Kami mengajak investor untuk mendiversifikasi investasinya pada reksa dana indeks, agar dapat mengikuti atau mirroring stabilitas dan keuntungan dari saham-saham di indeksnya. Reksa dana indeks adalah reksa dana yang pengelolaan dananya diinvestasikan pada efek sesuai indeks tertentu, yang dijadikan acuan,ÔÇØ ujar Head of Fund Services PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia Francisca Gerungan.

Manajer investasi menerapkan strategi pengelolaan pasif agar kinerja reksa dana ini selaras dengan indeks yang menjadi patokannya. Francisca, atau yang akrab disapa Cika, menyebutkan bahwa dana kelolaan reksa dana indeks secara industri telah menyentuh angka Rp 13 triliun per awal September lalu.

"Ke depan, kami terus melakukan edukasi dan sosialiasi mengenai reksa dana indeks sebagai opsi diversifikasi investasi. Ini agar nasabah dapat memiliki portofolio yang seimbang, karena nasabah Mirae Asset memiliki profil risiko lebih agresif," tutur Francisca.

Head of Investment Specialist PT Syailendra Capital Teguh Bagja S menjelaskan salah satu opsi produk adalah Reksa Dana Indeks Syailendra MSCI Indonesia Value Index Fund Kelas A. Produk tersebut memfokuskan investasi pada saham-saham perusahaan yang harga pasarnya masih di bawah nilai intrinsik atau value stock.

"Penurunan harga saham cenderung lebih cepat dibanding penurunan kinerja emiten penerbit saham, dan value stock memiliki peluang untuk tumbuh secara fundamental walaupun pasar sedang terkoreksi. Investasi pada value stocks diharapkan memiliki kinerja yang lebih konsisten dalam jangka panjang, sehubungan dengan fundamental perusahaan yang baik dan potensi dividen yang akan diberikan oleh emiten-emiten value stock," papar Teguh Bagja S.

Secara performa, indeks ini mencatatkan return sebesar 11,3 persen pada periode akhir 2022 hingga September 2023, jauh melampaui IHSG yang hanya tumbuh 1,1 persen. Konstituen utamanya mencakup 12 saham besar seperti ADRO, ASII, BBNI, BBRI, BMRI, BRPT, INDF, INKP, TLKM, UNTR, UNVR, dan SMGR.

Head of Investment Information Mirae Asset Martha Christina menambahkan bahwa sembilan dari 15 indeks tematik di bursa berhasil mencatatkan kinerja di atas IHSG sejak awal tahun ini. Ia menilai reksa dana indeks sangat relevan sebagai pelindung nilai saat pasar mengalami fluktuasi akibat sentimen global.

ÔÇ£Saat ini, perhatian pelaku pasar masih pada konflik Palestina-Israel dan harga minyak bumi dan komoditas lain, serta angka inflasi dan pertumbuhan ekonomi AS. Kami meyakini kondisi pasar akan semakin normal di akhir tahun menjelang aksi window dressing,ÔÇØ papar Martha Christina.

Artikel terkait

Rekomendasi