Mensos Janjikan Bantuan Sosial dan Pemberdayaan Bagi Korban Kereta Api

Mensos Janjikan Bantuan Sosial dan Pemberdayaan Bagi Korban Kereta Api
Foto: Ilustrasi Mensos Janjikan Bantuan Sosial dan Pemberdayaan Bagi Korban Kereta Api.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf memastikan pemerintah akan menyalurkan dukungan bagi korban maupun keluarga korban kecelakaan kereta api yang terjadi baru-baru ini melalui skema bantuan sosial dan program pemberdayaan. Kepastian ini disampaikan di Jakarta pada Selasa (28/4/2026) sebagai tindak lanjut atas insiden moda transportasi tersebut.

Dilansir dari Money, skema kompensasi utama bagi para korban moda transportasi umum ini secara reguler dikelola melalui asuransi Jasa Raharja. Penjelasan ini diberikan guna memperjelas tanggung jawab awal dalam penanganan dampak kecelakaan angkutan umum.

"Kalau itu Jasa Raharja, karena itu kecelakaan kereta api atau angkutan umum transportasi, secara umum itu asuransinya lewat Jasa Raharja," ujar Gus Ipul, Menteri Sosial.

Pemerintah menegaskan komitmennya untuk memberikan perhatian penuh kepada pihak terdampak sesuai dengan instruksi langsung dari Kepala Negara. Hal ini bertujuan untuk memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan yang memadai dari lintas kementerian.

"Saya kira pemerintah sebagaimana arahan presiden akan diberikan dukungan penuh bagi korban," katanya.

Saat ini otoritas terkait masih menunggu penyelesaian proses penanganan awal di lokasi kejadian. Pemerintah terus memantau situasi terkini sambil menyatakan keprihatinan mendalam atas peristiwa yang terjadi.

"Untuk itu kita tunggu, proses terus berjalan dan kita ikut prihatin, kita berduka," ujar Gus Ipul.

Langkah selanjutnya yang akan diambil oleh Kementerian Sosial adalah melakukan pemetaan kebutuhan spesifik bagi setiap keluarga yang ditinggalkan atau terdampak secara ekonomi. Penilaian mendalam diperlukan agar bantuan yang diberikan tepat sasaran.

"Nanti kita juga akan assessment keluarga yang menjadi korban. Nanti kita akan assessment dan hasil assessment akan kita tindak lanjutin dengan dukungan-dukungan program," kata dia.

Bentuk intervensi yang disiapkan nantinya mencakup berbagai aspek, mulai dari bantuan materiil hingga penguatan kemandirian ekonomi keluarga korban. Pemberian bantuan tersebut akan disesuaikan secara personal berdasarkan hasil laporan tim di lapangan.

Artikel terkait

Rekomendasi