Menteri Perindustrian Tanggapi Fenomena Penutupan Sejumlah Dealer Honda

Menteri Perindustrian Tanggapi Fenomena Penutupan Sejumlah Dealer Honda
Foto: Ilustrasi Menteri Perindustrian Tanggapi Fenomena Penutupan Sejumlah Dealer Honda.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menanggapi fenomena bergugurannya sejumlah dealer mobil Honda di Indonesia yang terpantau pada Kamis (16/4/2026). Penutupan gerai distribusi ini dinilai sebagai dampak dari pergeseran cepat preferensi konsumen di pasar otomotif nasional.

Kabar penutupan ini sempat viral di media sosial setelah dealer Honda Pondok Pinang di bawah Megatama Grup mengumumkan pamit melalui akun TikTok resminya. Selain itu, dilansir dari Detik Oto, sebuah dealer Honda di kawasan Halim terpantau telah tutup dan akan beralih fungsi menjadi dealer Jaecoo.

"Saya kira itu juga challenge untuk brand Jepang ya karena semuanya ini kan berkaitan dengan market. Jadi dia harus bisa menyesuaikan apa yang menjadi keinginan market," kata Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Perindustrian sebagaimana dilansir Antara.

Agus menjelaskan bahwa pasar otomotif Indonesia saat ini tengah bertransformasi menuju era kendaraan listrik (EV). Pemerintah terus memberikan arahan untuk mempercepat adopsi EV yang mencakup segmen kendaraan roda dua, mobil penumpang, hingga kendaraan komersial seperti truk dan bus.

Penurunan kinerja penjualan retail Honda tercatat cukup signifikan dalam tiga tahun terakhir berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo). Pada tahun 2023, penjualan Honda masih mencapai angka 128.010 unit namun terus mengalami tren penyusutan.

Data Penjualan Retail Honda (2023-2025)
TahunJumlah Penjualan (Unit)Penurunan
2023128.010-
2024103.02324.987
202571.23331.790

Data tersebut menunjukkan penurunan volume penjualan sebesar 30,9 persen antara tahun 2024 dan 2025. Penurunan tajam ini memaksa produsen otomotif untuk segera beradaptasi dengan kehadiran merek-merek baru yang menawarkan inovasi teknologi lebih modern.

Presiden telah menginstruksikan agar industri otomotif nasional segera beralih sepenuhnya ke ekosistem kendaraan listrik. Produsen asal Jepang diminta untuk jeli melihat peluang shifting ini agar posisi pasar mereka tidak semakin tergerus oleh para pendatang baru.

Artikel terkait

Rekomendasi