Menkeu Purbaya Siapkan Anggaran Jet Tempur KF-21 Boramae

Menkeu Purbaya Siapkan Anggaran Jet Tempur KF-21 Boramae
Foto: Ilustrasi Menkeu Purbaya Siapkan Anggaran Jet Tempur KF-21 Boramae.

Kesiapan pendanaan untuk proyek jet tempur KF-21 Boramae kerja sama dengan Korea Selatan kini menemui kejelasan. Kementrian Keuangan menegaskan bahwa alokasi dana untuk pengadaan alutsista tersebut sebenarnya sudah tersedia sejak lama.

Dikutip dari Suara, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan bahwa kendati dana sudah dialokasikan, pihak Kemenkeu masih menunggu pengajuan formal terbaru dari pihak terkait. Penegasan ini disampaikan saat berada di Pangkalan TNI Angkatan Udara Halim Perdanakusuma Jakarta pada Senin (18/5/2026).

ÔÇ£Yang itu belum ke saya, jadi saya belum tahu yang KF-21 ya. Harusnya sih bisa jalan, tapi mereka belum minta ke saya jadi saya belum tahu," kata Purbaya Yudhi Sadewa.

Purbaya Yudhi Sadewa menjamin ketersediaan dana tersebut karena proses penganggarannya sudah berjalan dalam kurun waktu yang cukup lama. Oleh karena itu, hambatan finansial semestinya tidak akan mengganggu kelanjutan proyek pesawat tempur ini.

ÔÇ£But yang ini kan dianggarkan cukup lama, jadi enggak ada masalah. Ini sudah anggaran lama nih, jadi tinggal implementasi saja. Mungkin delivery-nya kebetulan sekarang hari ini sebagian," tutur Purbaya Yudhi Sadewa.

Saat dimintai konfirmasi mengenai total nominal dana yang disiapkan, termasuk kabar mengenai kebutuhan dana sebesar 8,1 miliar Dolar AS, Bendahara Negara enggan merinci angka pastinya. Ia menyatakan bahwa informasi terkait anggaran pertahanan merupakan hal yang rahasia.

ÔÇ£Oh anggaran ya? Oh nanti rahasia itu. Saya enggak bisa konfirmasi itu (8,1 miliar Dolar AS). Kalau pertahanan kan rahasia kan. Nanti akan ada banyak, mungkin lebih," ujar Purbaya Yudhi Sadewa.

Sementara itu, mengenai rencana pengadaan jet tempur Sukhoi Su-35 asal Rusia, Menkeu mengaku belum memahami rincian anggaran yang dibutuhkan. Ia menekankan bahwa kewenangannya berada pada ranah pembayaran eksekusi anggaran.

ÔÇ£Anda mestinya tanya Menhan lah, saya enggak ngerti kalau itu. Saya cuma bagian bayar saja ya," ucap Purbaya Yudhi Sadewa.

Artikel terkait

Rekomendasi