Daya beli masyarakat diklaim masih bertahan hingga akhir April 2026 yang dibuktikan melalui pertumbuhan penjualan kendaraan bermotor roda empat dan roda dua. Lonjakan penjualan ini terjadi setelah sektor otomotif sempat mengalami penurunan pada periode sebelumnya.
"Penjualan mobil tumbuh sebesar 55% dan motor pertumbuhannya mencapai 28,1%, jadi daya beli masyarakat masih ada," kata Purbaya dalam konferensi pers APBN KITA edisi April 2026, seperti dikutip CNBC Indonesia.
Sektor penjualan kendaraan roda empat dan roda dua tersebut diyakini akan kembali meningkat pada Juni 2026. Optimisme ini didorong oleh rencana pemerintah yang menjanjikan pemberian kebijakan insentif untuk kendaraan listrik.
"Kita ingin ada stimulus sedikit di perekonomian," ujar Purbaya.
Peningkatan pasar otomotif ini diperkuat oleh data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) periode April 2026 sebagaimana dilansir dari Detik Oto. Distribusi dari pabrik ke dealer atau wholesales tercatat naik 31,8 persen dibanding bulan sebelumnya menjadi 80.776 unit, sementara penjualan retail dari dealer ke konsumen meningkat 13,7 persen ke angka 75.730 unit.
Tren positif juga terlihat dari data penjualan akumulatif sejak Januari sampai April 2026. Wholesales mobil baru pada empat bulan pertama tahun ini mencapai 289.787 unit, mengalami kenaikan sebesar 12,5 persen dari periode yang sama tahun lalu sebanyak 257.647 unit.
Kenaikan serupa tercatat pada sektor retail sales mobil baru dari dealer ke konsumen yang menyentuh angka 287.581 unit. Jumlah ini menunjukkan pertumbuhan sebesar 6,9 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 268.940 unit.