PT Medela Potentia Tbk (MDLA) menyetujui pembagian dividen tunai tahun buku 2025 senilai Rp 176,56 miliar atau sebesar Rp 12,6 per lembar saham. Keputusan ini disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang berlangsung di Jakarta pada Selasa (12/5/2026).
Alokasi keuntungan tersebut setara dengan 45 persen dari laba bersih perseroan, mengalami kenaikan dibandingkan rasio dividen tahun sebelumnya yang berada di angka 40 persen. Sebagaimana dilansir dari Suara, emiten farmasi ini menjadwalkan pembayaran dividen tunai pada 17 Juni 2026.
Sekretaris Perusahaan MDLA Wimala Widjaja menjelaskan bahwa kebijakan ini mencerminkan komitmen perusahaan dalam memberikan nilai tambah yang berkelanjutan bagi para pemegang saham sejak awal melantai di bursa efek.
"Perseroan mempertahankan dividen reguler sebesar 40 persen dari laba bersih, sekaligus menambahkan dividen tambahan sebesar 5 persen. Total dividen yang dibagikan mencapai Rp12,6 per saham, meningkat 28,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya." ujar Wimala Widjaja, Sekretaris Perusahaan MDLA.
Peningkatan rasio dividen ini didukung oleh performa keuangan yang stabil, di mana MDLA membukukan penjualan neto Rp 4,03 triliun pada kuartal I-2026. Angka tersebut naik dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 3,9 triliun, dengan laba bersih yang tumbuh 7,4 persen menjadi Rp 119,32 miliar.
Sektor farmasi masih menjadi motor utama pendapatan dengan sumbangan sebesar Rp 3,26 triliun. Selain itu, lini bisnis alat kesehatan serta produk kesehatan lainnya masing-masing berkontribusi sebesar Rp 394,5 miliar dan Rp 380,2 miliar.
Selain masalah keuangan, RUPST juga menetapkan Juliwaty sebagai Direktur Utama yang baru untuk menggantikan Krestijanto Pandji. Perubahan nakhoda ini bertujuan memperkuat strategi ekspansi infrastruktur distribusi nasional dan penjajakan mitra alat kesehatan global pada tahun 2026.
Investor Relations Director PT Medela Potentia Tbk Harris Lesmana menyampaikan bahwa langkah pengembangan infrastruktur dan penambahan prinsipal baru merupakan bagian dari visi pertumbuhan jangka panjang perusahaan.
"Perseroan terus memperkuat fondasi pertumbuhan melalui pengembangan infrastruktur distribusi, penambahan prinsipal, serta penjajakan kerja sama strategis di bisnis alat kesehatan dengan mitra global untuk menghadirkan produk berkualitas yang diproduksi di dalam negeri," ujar Harris Lesmana, Investor Relations Director PT Medela Potentia Tbk.
Para investor yang berhak menerima dividen dijadwalkan mengikuti batas waktu cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 22 Mei 2026.