Arus lalu lintas di Jalan Gatot Subroto, Senayan, Jakarta Pusat, mengalami kemacetan parah setelah massa aksi buruh memadati area depan Gedung DPR RI pada Kamis (16/4/2026) siang. Penumpukan massa mulai terlihat sejak pukul 11.30 WIB dan berdampak pada penyempitan jalur kendaraan dari arah Semanggi menuju Slipi.
Dilansir dari Megapolitan, kepadatan meningkat signifikan saat barisan massa aksi mulai melebarkan barisan hingga menutup sebagian badan jalan sekitar pukul 11.50 WIB. Jalan Protokol yang biasanya memiliki empat lajur kini hanya menyisakan satu lajur fungsional bagi kendaraan yang melintas.
Aksi unjuk rasa ini diinisiasi oleh Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) bersama Partai Buruh sebagai agenda Pra-Mayday. Kegiatan tersebut bertujuan sebagai pemanasan sebelum peringatan Hari Buruh Internasional yang akan jatuh pada 1 Mei 2026 mendatang.
"Ini adalah aksi Pra-Mayday untuk mengingatkan pemerintah dan para wakil rakyat bahwa perjuangan kelas pekerja belum selesai dan kami tidak akan pernah diam," ujar Presiden KSPI sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal.
Pihak penyelenggara memproyeksikan ribuan peserta akan terus mendatangi lokasi unjuk rasa secara bertahap sepanjang hari ini. Said memperkirakan sekitar 3.000 hingga 5.000 buruh yang akan hadir secara bergelombang menyuarakan aspirasinya hari ini.
Massa aksi menuntut delapan poin utama, di antaranya pengesahan RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT), penghapusan sistem outsourcing, hingga penyesuaian tarif potongan ojek online. Said Iqbal memastikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan telah mengantongi izin resmi dari pihak berwenang.
"Aksi hari ini akan berlangsung damai, tertib, dan sepenuhnya berada di dalam koridor hukum. Kami sudah memberikan surat pemberitahuan resmi kepada pihak kepolisian, dalam hal ini Polda Metro Jaya," kata Said Iqbal.
Guna mengurai kemacetan, personel kepolisian bersama anggota Garda Metal Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia tampak bersiaga di lapangan. Mereka mengarahkan kendaraan untuk merapat ke lajur paling kanan agar tetap bisa bergerak perlahan melewati titik konsentrasi massa.
Situasi lalu lintas dilaporkan kembali normal setelah kendaraan melewati jembatan layang (flyover) Slipi. Sementara itu, pantauan di dalam ruas tol dalam kota menunjukkan arus kendaraan masih terpantau lancar tanpa kendala meski terdapat aksi di jalur arteri.
Masyarakat yang berencana menuju kawasan Grogol atau Jakarta Barat disarankan mencari rute alternatif guna menghindari titik kepadatan di depan parlemen. Petugas masih terus melakukan penjagaan ketat di sekitar gerbang utama Gedung DPR RI hingga aksi berakhir.