Maskapai Global Pangkas Jutaan Kursi Akibat Lonjakan Harga Avtur

Maskapai Global Pangkas Jutaan Kursi Akibat Lonjakan Harga Avtur
Foto: Ilustrasi Maskapai Global Pangkas Jutaan Kursi Akibat Lonjakan Harga Avtur.

Sejumlah maskapai global memangkas sekitar 2 juta kursi dari jadwal penerbangan Mei 2026 dalam dua pekan terakhir akibat lonjakan harga avtur dan ketidakpastian pasokan energi. Kondisi ini dipicu oleh konflik di Timur Tengah yang mengganggu distribusi bahan bakar jet di pasar internasional.

Dilansir dari Money, data firma Cirium mengungkapkan sekitar 13.000 penerbangan global dibatalkan sepanjang Mei 2026. Meskipun angka ini hanya mewakili 1 persen dari total operasional dunia, dampak signifikan dirasakan di destinasi utama seperti Munich dan Istanbul.

Tekanan biaya kian berat lantaran harga satu ton avtur melonjak dari 831 dollar AS pada akhir Februari 2026 menjadi puncaknya 1.838 dollar AS pada awal April 2026. Saat ini, harga masih bertahan tinggi di kisaran 1.500 dollar AS per ton di tengah pecahnya perang sejak akhir Februari lalu.

CEO Air France-KLM, Benjamin Smith menilai gangguan jalur penerbangan telah memicu masalah serius pada ketersediaan layanan perjalanan.

"gangguan pada jalur penerbangan tersebut telah menciptakan ketimpangan besar antara pasokan dan permintaan perjalanan global." ujar Benjamin Smith, CEO Air France-KLM.

Langkah efisiensi juga diambil oleh maskapai besar lainnya seperti Lufthansa yang membatalkan hingga 20.000 jadwal antara Mei hingga Oktober 2026. Turkish Airlines turut melaporkan pengurangan kapasitas kursi terbesar akibat mahalnya biaya operasional pada rute-rute tertentu.

Dampak Biaya Bahan Bakar pada Maskapai Jepang
MaskapaiEstimasi Dampak FinansialStatus
All Nippon Airways (ANA)Tambahan biaya Rp 15,34 triliunHingga Maret 2027
Japan AirlinesPenurunan laba sekitar 20 persenEstimasi dampak biaya

Analis penerbangan John Strickland menggarisbawahi bahwa krisis pasokan saat ini berada pada level yang sangat mengkhawatirkan bagi para pelaku industri.

ÔÇ£I havenÔÇÖt seen a shortage like this in my career,ÔÇØ ujar John Strickland, Analis Penerbangan.

Ia menambahkan bahwa maskapai di Eropa akan sangat berhati-hati dalam mengoperasikan armada ke wilayah Asia demi menghindari risiko tertahannya pesawat.

ÔÇ£I havenÔÇÖt seen a shortage like this in my career,ÔÇØ kata John Strickland, Analis Penerbangan.

Sementara itu, Pemerintah Inggris melalui Departemen Transportasi memberikan pernyataan resmi untuk merespons kekhawatiran publik mengenai ketahanan stok bahan bakar dalam negeri.

ÔÇ£Maskapai Inggris membeli bahan bakar jet lebih awal, dan bandara menjaga stok untuk mendukung ketahanan,ÔÇØ tulis pernyataan Departemen Transportasi Inggris.

Menteri Transportasi Inggris Heidi Alexander menegaskan bahwa pihaknya terus memantau situasi yang terjadi di pasar energi global tersebut secara intensif.

ÔÇ£Saat ini tidak ada gangguan pasokan, tetapi ini jelas situasi yang berkembang,ÔÇØ ujar Heidi Alexander, Menteri Transportasi Inggris.

Di Asia, pembatasan penggunaan avtur mulai diberlakukan oleh pemerintah Vietnam. Sementara itu, maskapai seperti Etihad dan Emirates menyesuaikan strategi dengan mengganti armada ke pesawat berkapasitas lebih kecil untuk menjaga efisiensi penggunaan bahan bakar.

Artikel terkait

Rekomendasi