Sembilan negara mengirimkan utusan generasi muda dalam Musabaqah Tilawatil QurÔÇÖan (MTQ) Internasional yang diselenggarakan oleh Pemuda Masjid Dunia di Masjid Istiqlal pada 23ÔÇô25 Mei 2026. Kegiatan berskala internasional ini juga diikuti oleh perwakilan dari 28 provinsi di Indonesia, sebagaimana dilansir dari Cahaya.
Acara tersebut diarahkan menjadi sarana syiar Islam sekaligus mempererat hubungan persaudaraan Islam di kalangan pemuda Muslim sedunia. Pihak penyelenggara menilai kehadiran para utusan mencerminkan tingginya atensi terhadap aktivitas keislaman di tanah air, sekaligus memperkuat peran Indonesia sebagai pusat pergerakan Islam moderat.
Terkait agenda tersebut, konferensi pers telah dilaksanakan di Jakarta pada Jumat (23/5/2026). Presiden Pemuda Masjid Dunia menetapkan bahwa perhelatan ini menjadi titik krusial bagi konsolidasi persaudaraan Muslim lintas batas negara.
ÔÇ£Kegiatan ini bukan hanya perlombaan membaca Al-QurÔÇÖan, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi internasional dan memperkuat persaudaraan umat Islam dunia,ÔÇØ kata Said Aldi Al Idrus, Presiden Pemuda Masjid Dunia.
Melalui keikutsertaan delegasi internasional dan puluhan provinsi, Said Aldi mengonfirmasi tingginya animo peserta pada penyelenggaraan tahun ini. Panitia menargetkan acara ini mampu mengenalkan potret Indonesia yang menjunjung kemaslahatan dan nilai persaudaraan global.
Dalam kesempatan pers tersebut, Said Aldi didampingi oleh Bustomi Muchtar selaku Sekretaris Jenderal Pemuda Masjid Dunia, Adline Latief selaku Ketua DMDI Dunia, Jaylani Dalimuthe selaku Sekretaris Jenderal BKPRMI, Zaini Kolis selaku Wakil Sekretaris Jenderal BKPRMI, dan Said Syahrul Rahman selaku Anggota DPRD.
Dukungan resmi terhadap pemanfaatan tempat ibadah nasional ini juga telah mengalir dari otoritas keagamaan pemerintah sebelumnya. Menteri Agama menegaskan keterbukaan fasilitas ibadah tersebut untuk agenda yang membawa dampak kemaslahatan bersama dan persatuan umat.
ÔÇ£Bagi saya, asal tujuannya baik. Masjid ini adalah rumah Allah dan bukan rumah kita. Bahkan masjid ini adalah rumah besar untuk manusia,ÔÇØ ujar Nasaruddin Umar, Menteri Agama.