Masyarakat Indonesia kini semakin selektif dalam memilih produk asuransi dengan memanfaatkan platform marketplace digital untuk membandingkan manfaat dan harga polis sebelum melakukan pembelian. Perubahan perilaku konsumen ini mendorong industri asuransi bergerak ke arah pasar yang lebih matang dan transparan sebagaimana dilansir dari Money.
Country Head ZenInsure Indonesia I Ketut Adi Putra Kusnadi menjelaskan bahwa membandingkan polis asuransi merupakan tantangan bagi masyarakat karena variasi manfaat yang berbeda di setiap produk. Kehadiran platform digital seperti ZenInsure, Lifepal, dan PasarPolis kini mempermudah proses evaluasi tersebut secara transparan bagi calon nasabah.
"Contohnya, kita kan seringkali bingung kalau mau beli polis misalkan asuransi mobil. Beli yang mana ya? Merk yang mana ya? Dan seringkali, ini pengalaman saya pribadi, untuk membandingkan asuransi itu bukan sesuatu yang mudah. Karena benefit itu bisa sangat berbeda dari satu perusahaan ke perusahaan lain," ungkap Adi, Country Head ZenInsure Indonesia.
Data internal ZenInsure menunjukkan bahwa mayoritas pengguna mengevaluasi lebih dari satu penawaran sebelum mengambil keputusan. Rata-rata konsumen mempertimbangkan hingga tiga opsi polis dengan faktor harga premi sebagai pertimbangan utama, diikuti oleh cakupan perlindungan dan kemudahan proses klaim.
Digitalisasi juga memperluas akses metode pembayaran premi melalui jaringan ritel modern dan kartu kredit. Keberadaan platform online dianggap memberikan informasi yang lebih lengkap bagi nasabah sebelum mereka melakukan transaksi keuangan yang penting.
"Dengan adanya platform online ini membuka transparansi sebesar-besarnya. Sehingga untuk customer mereka bisa well informed ketika make decision. Kemudian ketika melakukan pembayaran juga atau transaksi juga mudah," ucap Adi, Country Head ZenInsure Indonesia.
Meskipun layanan digital berkembang pesat, keberadaan fisik perusahaan di daerah tetap dianggap penting untuk memberikan kepercayaan dan pendampingan. Aspek ini sangat krusial terutama saat nasabah membutuhkan bantuan teknis dalam pengajuan klaim asuransi.
"Di Zeninsure sendiri ada claim dedicated claim support. Yang membantu customer-customer kami ketika terjadi kejadian. Misalkan kalau asuransi mobil ada tabrakan. Itu bisa dibantu, di-support sama tim kami secara langsung," ujarnya Adi, Country Head ZenInsure Indonesia.
ZenInsure mencatat tingkat keberhasilan klaim mencapai 93,13 persen dengan waktu pemrosesan rata-rata 3 hari, lebih cepat dari rata-rata industri. Sejak berdiri pada 2024, perusahaan ini telah menerbitkan 10.000 polis dan membukukan pertumbuhan bisnis hingga tiga kali lipat dalam kurun waktu dua tahun terakhir.
Saat ini, asuransi kendaraan dan kesehatan masih mendominasi pencarian di platform digital, meski minat terhadap asuransi properti dan perjalanan mulai meningkat. Kehadiran marketplace diharapkan mampu meningkatkan penetrasi asuransi umum nasional yang saat ini baru mencapai 0,5 persen terhadap produk domestik bruto.