Persaingan gelar juara Liga Inggris 2025-2026 memanas setelah Manchester City menumbangkan Crystal Palace dengan skor 3-0 pada Kamis (15/5/2026). Kemenangan tersebut memangkas jarak poin skuad asuhan Pep Guardiola dengan pemuncak klasemen, Arsenal, menjadi hanya dua angka saja.
Hasil positif di kandang lawan ini memastikan The Citizens tetap berada dalam jalur perburuan trofi meski kompetisi menyisakan dua pertandingan lagi. Dilansir dari Bola, keberhasilan meraih tiga poin penuh ini memberikan tekanan psikologis kepada Arsenal yang saat ini memegang kendali klasemen sementara.
Manajer Manchester City, Pep Guardiola, menegaskan bahwa timnya akan terus berjuang hingga akhir meskipun nasib mereka juga bergantung pada hasil pertandingan pesaing. Menurut Guardiola, City tidak memiliki pilihan lain selain memenangi sisa laga yang ada.
"Semuanya bergantung pada mereka (Arsenal). Jika mereka memenangi dua pertandingan, tidak ada lagi yang bisa dilakukan, tidak ada lagi yang perlu dibicarakan," kata Guardiola.
Pelatih berkebangsaan Spanyol tersebut menekankan pentingnya bagi Kevin De Bruyne dan kawan-kawan untuk selalu siap mengambil keuntungan jika rival mereka terpeleset. Strategi menjaga tekanan ini menjadi fokus utama City di sisa musim.
"Yang bisa kami lakukan hanyalah berada di sana untuk berjaga-jaga," ujarnya.
Kondisi fisik pemain menjadi tantangan berat bagi City karena harus menghadapi jadwal kompetisi yang sangat padat. Selain mengejar titel liga, mereka dijadwalkan tampil di partai final FA Cup melawan Chelsea di Stadion Wembley dalam waktu dekat.
Hanya berselang tiga hari setelah laga final tersebut, City harus kembali bertanding melawan AFC Bournemouth sebelum akhirnya menutup musim dengan menjamu Aston Villa. Guardiola menyoroti pentingnya masa pemulihan bagi anak asuhnya di tengah kelelahan skuad.
"Dan yang bisa kami lakukan sekarang adalah tidur secepat mungkin dan bersiap untuk Piala FA. Itulah yang harus kami lakukan," tutur Guardiola.
Sebagai langkah antisipasi terhadap jadwal padat, Guardiola telah melakukan rotasi besar pada susunan pemain saat menghadapi Crystal Palace. Langkah signifikan diambil dengan memarkir penyerang utama, Erling Haaland, di bangku cadangan sepanjang laga guna menjaga kebugaran.
"Saya memiliki kepercayaan penuh pada seluruh skuad," tegasnya.
Manchester City kini bersiap menghadapi Bournemouth dan Aston Villa sebagai dua rintangan terakhir di liga domestik. Skuad asuhan Guardiola menargetkan sapu bersih kemenangan sambil menunggu kemungkinan Arsenal kehilangan poin di pekan-pekan krusial ini.