Manchester City Tekuk Brentford Tiga Gol Tanpa Balas di Etihad

Manchester City Tekuk Brentford Tiga Gol Tanpa Balas di Etihad
Foto: Ilustrasi Manchester City Tekuk Brentford Tiga Gol Tanpa Balas di Etihad.

Manchester City meraih kemenangan krusial 3-0 atas Brentford dalam laga pekan ke-36 Liga Inggris 2025-2026 di Stadion Etihad pada Sabtu (9/5/2026) malam WIB. Tiga gol kemenangan tuan rumah dicetak oleh Jeremy Doku, Erling Haaland, dan Omar Marmoush.

Hasil ini membuat pasukan asuhan Pep Guardiola terus menempel ketat pemuncak klasemen sementara, Arsenal, dengan selisih hanya dua poin. Dilansir dari Bola, Jeremy Doku membuka keunggulan pada menit ke-60 sebelum digandakan Haaland menit ke-75 dan ditutup Marmoush pada masa injury time.

Meskipun menang telak, manajer Pep Guardiola menegaskan bahwa perburuan gelar juara musim ini masih sangat menantang karena posisi puncak saat ini masih dikuasai oleh rival mereka. Ia menyoroti jadwal padat yang harus dihadapi timnya di sisa kompetisi.

"Sekarang bukan di tangan kita lagi. Mereka (Arsenal) harus kehilangan poin, tetapi yang bisa kita lakukan hanyalah menang lagi pada hari Rabu, bermain di final Piala FA dan melawan Bournemouth, dan saat ini saya akan mengatakan Bournemouth bukanlah tempat terbaik untuk dikunjungi dan Aston Villa adalah yang terakhir," kata Pep Guardiola.

Guardiola menyadari tantangan besar di depan mata, mengingat timnya masih harus bertarung di final Piala FA melawan Chelsea serta menghadapi tim papan atas lainnya seperti Bournemouth dan Aston Villa. Ia melihat waktu yang tersisa di musim ini sangatlah krusial.

"Jadwal kami sangat padat. Hanya dua minggu dan satu hari lagi musim akan berakhir," sambung Pep Guardiola.

Klub berjuluk The Citizens tersebut tercatat tampil impresif dengan menyapu bersih hampir seluruh kemenangan dalam belasan laga terakhir, kecuali saat ditahan imbang oleh Everton. Guardiola memuji semangat juang yang ditunjukkan oleh anak asuhnya sepanjang periode tersebut.

"Semangat yang saya lihat saya tidak tahu berapa banyak pertandingan yang telah kami menangkan dalam 10-11 pertandingan terakhir, kecuali Everton, kami memenangkan semuanya," kata Pep Guardiola.

Pelatih asal Spanyol itu juga menyiapkan mental tim jika nantinya terjadi hal yang di luar ekspektasi dalam persaingan gelar. Ia memastikan para pemain akan berupaya memberikan hasil terbaik hingga pertandingan terakhir musim ini usai.

"Inilah timnya. Pada akhirnya Anda bisa kalah, dan jika kalah, ya kalah." ujar Pep Guardiola.

Strategi dan performa Manchester City pada periode ini mendapatkan penilaian positif dari Guardiola karena dinilai lebih baik dibandingkan pencapaian musim lalu. Ia merasa jauh lebih puas dengan posisi tim saat ini yang berada di jalur perebutan juara.

"Tapi kami berusaha melakukan pekerjaan kami dan melihat apa yang terjadi" ujar Pep Guardiola.

Pelatih kawakan tersebut mengakui kenyamanan yang dirasakannya berada di tengah persaingan ketat dibandingkan tekanan untuk sekadar lolos ke kompetisi Eropa pada tahun sebelumnya. City saat ini setidaknya sudah memastikan posisi kedua di klasemen.

"Saya senang bisa berada di sini lagi," tambah Pep Guardiola.

Ambisi tim masih sangat besar untuk menambah koleksi trofi setelah sebelumnya sukses mengamankan titel Piala Liga dengan mengalahkan Arsenal. Kini, City bersiap menghadapi Chelsea di Stadion Wembley dalam partai puncak Piala FA.

"Minimal finis di posisi kedua lagi musim ini. Saya tidak menikmati musim lalu ketika kami berjuang untuk lolos ke Liga Champions, itu sangat sulit," kata Pep Guardiola.

Menghadapi tekanan di setiap laga krusial justru menjadi motivasi tambahan bagi Guardiola dalam memimpin timnya di akhir musim. Ia sangat menantikan momen-momen penentuan juara yang akan segera bergulir dalam beberapa pekan ke depan.

"Saya sangat menyukainya. Piala Carabao sudah di tangan, bermain di final Piala FA di Wembley yang merupakan pertandingan terindah dalam dunia sepak bola. Saya sangat menyukainya. Saya sangat bahagia," tandas Pep Guardiola.

Artikel terkait

Rekomendasi