Manchester City harus rela berbagi angka setelah ditahan imbang 3-3 oleh Everton pada laga lanjutan Liga Inggris yang berlangsung Selasa (5/5/2026) dini hari WIB. Hasil ini membuat langkah The Citizens dalam mempertahankan gelar juara kini sangat bergantung pada performa Arsenal di sisa kompetisi.
Skor sama kuat tersebut memberikan dampak signifikan pada posisi klasemen sementara karena skuad asuhan Pep Guardiola tidak lagi memegang kendali mandiri. Dilansir dari Detik Sport, tambahan satu poin menempatkan Manchester City di posisi kedua dengan raihan 71 poin dari total 34 pertandingan yang telah dijalani.
Arsenal saat ini memimpin di puncak klasemen dengan koleksi 76 poin setelah menyelesaikan 35 laga. Meskipun City sempat menduduki posisi teratas karena keunggulan selisih gol, situasi kini berbalik menguntungkan The Gunners yang unggul dalam perolehan poin secara keseluruhan.
Manajer Manchester City, Pep Guardiola, menyatakan bahwa hasil imbang tersebut tetap memberikan gambaran positif mengenai daya juang para pemainnya di lapangan.
"Lebih baik daripada kalah. Ini menunjukkan tipe tim seperti apa mereka," kata Guardiola kepada Sky Sports.
Pelatih asal Spanyol tersebut juga mengakui bahwa nasib timnya untuk menjadi juara kini ditentukan oleh hasil pertandingan yang dilakoni oleh tim lain. Kekalahan atau hasil imbang Arsenal menjadi syarat mutlak bagi Manchester City jika ingin kembali ke jalur perebutan trofi.
"Itu bukan di tangan kami. Sebelumnya iya, sekarang tidak. Kami masih punya pertandingan tersisa. Kita lihat saja nanti," ungkap Guardiola saat ditanya soal persaingan.
Meski posisi klasemen tidak menguntungkan, Erling Haaland dan rekan-rekannya memiliki jadwal yang cukup krusial dengan sisa empat pertandingan musim ini. Manchester City dijadwalkan akan melakoni tiga pertandingan kandang, sementara Arsenal hanya menyisakan satu laga kandang dari tiga pertandingan sisa mereka.