Manchester City Hadapi Laga Hidup Mati di Markas Bournemouth

Manchester City Hadapi Laga Hidup Mati di Markas Bournemouth
Foto: Ilustrasi Manchester City Hadapi Laga Hidup Mati di Markas Bournemouth.

Manchester City kini berada dalam situasi krusial untuk mempertahankan takhta juara mereka. Pasukan Pep Guardiola diwajibkan mengamankan tiga poin penuh saat melawat ke markas Bournemouth di Vitality Stadium pada Rabu (20/5) dini hari WIB.

Laga ini menjadi penentu agar persaingan perebutan trofi Liga Primer Inggris tidak berakhir sebelum pekan pamungkas, seperti dikutip dari Media Indonesia.

Beban berat kini berada di pundak The Citizens karena Arsenal masih kokoh di puncak klasemen sementara. Tim Meriam London unggul dua angka dan berpotensi memperlebar jarak menjadi lima poin jika berhasil mengalahkan Burnley sehari lebih awal.

Kondisi tersebut membuat Manchester City sama sekali tidak memiliki ruang untuk melakukan kesalahan sekecil apa pun.

Hasil imbang atau bahkan kekalahan di kandang Bournemouth akan langsung menyegel gelar juara bagi Arsenal. Oleh karena itu, Guardiola menegaskan bahwa misi utama timnya adalah memastikan persaingan tetap terbuka hingga pertandingan pamungkas melawan Aston Villa.

ÔÇ£Kami ingin datang ke pertandingan terakhir musim ini dengan peluang menjadi juara,ÔÇØ kata Guardiola.

ÔÇ£Untuk itu kami harus menang. Bournemouth tim yang luar biasa, mereka bermain untuk tiket Eropa dan tekanan mereka mungkin yang paling agresif di Liga Primer,ÔÇØ lanjutnya.

Klub asal Manchester ini sebenarnya baru saja merayakan keberhasilan merengkuh trofi Piala FA kedelapan mereka setelah menumbangkan Chelsea 1-0 di Stadion Wembley lewat gol tunggal Antoine Semenyo. Kemenangan tersebut sekaligus melengkapi koleksi gelar Guardiola musim ini setelah sebelumnya sukses mengamankan Piala Liga Inggris.

Namun, euforia di London tidak bisa menghapus bayang-bayang kegagalan di kompetisi domestik tertinggi. Guardiola sangat memahami bahwa kesuksesan di turnamen cup akan terasa kurang sempurna jika mereka kehilangan mahkota juara Liga Primer Inggris.

Perjalanan The Citizens sepanjang musim ini tetap terhitung luar biasa karena mereka telah mengoleksi dua trofi lebih banyak daripada Arsenal dan masih berpeluang meraih treble domestik.

Melalui pencapaian tersebut, Guardiola juga mengukir sejarah baru sebagai arsitek tim pertama yang mampu memenangkan minimal tiga gelar Liga Primer, Liga Champions, Piala FA, dan Piala Liga Inggris. Kendati demikian, rekor prestisius itu terancam ternoda jika mereka harus finis di posisi runner-up.

Jika berkaca pada performa terkini, Manchester City memiliki modal yang sangat meyakinkan untuk menantang tuan rumah. Mereka belum terkalahkan dalam 10 pertandingan terakhir di semua ajang dengan membukukan sembilan kemenangan, serta mencatat rekor impresif tanpa kekalahan dalam 10 laga tandang domestik berturut-turut.

Meski begitu, kubu tamu tetap harus waspada karena memiliki catatan kurang meyakinkan di wilayah pesisir selatan Inggris. Manchester City tercatat gagal memetik kemenangan dalam empat kunjungan terakhir mereka ke wilayah tersebut di ajang Liga Primer.

Di sisi lain, Bournemouth yang diarsiteki Andoni Iraola sedang berada dalam performa puncak mereka sepanjang musim ini. Tim berjuluk The Cherries tersebut memegang rekor tak terkalahkan terpanjang musim ini dengan melalui 16 pertandingan berturut-turut tanpa tumbang di Liga Primer.

Setelah sempat mencatatkan banyak hasil imbang sepanjang Februari hingga Maret, performa Bournemouth kian menanjak dengan memenangkan empat dari lima pertandingan terakhir mereka. Tren positif ini menjaga peluang mereka untuk menembus zona Liga Champions untuk pertama kalinya.

Saat ini mereka hanya tertinggal empat angka dari Liverpool yang menempati peringkat kelima dan masih mengantongi tabungan satu pertandingan. Vitality Stadium juga terbukti menjadi tempat yang angker bagi tim tamu, karena tercatat hanya Arsenal dan Everton yang mampu membawa pulang poin penuh dari sana musim ini.

Modal psikologis juga berpihak pada Bournemouth setelah pada musim lalu Iraola berhasil membawa timnya menumbangkan Manchester City dengan skor tipis 2-1.

Artikel terkait

Rekomendasi