Perdana Menteri Malaysia Datuk Seri Anwar Ibrahim menyepakati perluasan kemitraan strategis dengan Vietnam di sektor ekonomi digital, kecerdasan buatan (AI), serta bidang sains dan teknologi dalam pertemuan bilateral di Cebu, Filipina, pada Sabtu (9/5/2026).
Kesepakatan tersebut mencakup kolaborasi teknis pada bidang STEM, penguatan ketahanan pangan, dan pengembangan energi terbarukan. Dilansir dari Detik Finance, kedua negara juga berkomitmen memperbaiki tata kelola keuangan agar lebih progresif dan berkelanjutan bagi kawasan Asia Tenggara.
Penguatan hubungan diplomatik ini dikonfirmasi setelah Anwar Ibrahim melakukan pembicaraan resmi dengan Perdana Menteri Vietnam Le Minh Hung. Selain sektor teknologi, proyek energi lintas batas menjadi salah satu poin penting yang diangkat dalam pertemuan di sela-sela KTT ASEAN ke-48 tersebut.
"Malaysia juga menyambut penandatanganan berbagai inisiatif strategis, termasuk nota kesepahaman (MoU) di bidang ekonomi digital, serta implementasi proyek energi lintas batas yang dapat mendukung pertumbuhan kawasan," ujar Anwar, Perdana Menteri Malaysia.
Anwar Ibrahim menegaskan bahwa hubungan persahabatan antara Kuala Lumpur dan Hanoi saat ini berada pada jalur yang kuat melalui kerangka kemitraan strategis komprehensif. Visi bersama ini diharapkan mampu memperkokoh posisi kedua negara di pasar global.
"ASEAN harus terus bergerak maju sebagai platform kerja sama yang dibangun atas dasar kepercayaan, keberlanjutan, dan kemajuan bersama." ujar Anwar, Perdana Menteri Malaysia.
Pernyataan tersebut menekankan pentingnya solidaritas regional dalam menghadapi tantangan ekonomi dan geopolitik yang semakin kompleks. Anwar juga menyoroti bahwa kesejahteraan kolektif hanya bisa dicapai jika negara-negara anggota bersedia mempererat jaringan pendidikan dan teknologi.
"Di tengah dunia yang semakin menantang, kekuatan kawasan ini bergantung pada kemauan kita memperkuat jaringan ekonomi, pendidikan, teknologi, dan kesejahteraan kolektif," ujar Anwar, Perdana Menteri Malaysia.
Pertemuan tingkat tinggi ini merupakan bagian dari rangkaian agenda KTT ASEAN ke-48 yang berlangsung di Cebu pada 7-8 Mei 2026. Anwar Ibrahim hadir memimpin delegasi Malaysia guna memperjuangkan kepentingan ekonomi nasional di kancah regional.