LKM BKD Ponorogo Salurkan Pembiayaan Rp56,59 Miliar

LKM BKD Ponorogo Salurkan Pembiayaan Rp56,59 Miliar
Foto: Ilustrasi LKM BKD Ponorogo Salurkan Pembiayaan Rp56,59 Miliar.

Lembaga Keuangan Mikro Badan Kredit Desa Ponorogo memberlakukan tarif bunga bervariasi bagi para nasabah berdasarkan jenis pembiayaan serta tingkat risiko pinjaman, seperti dilansir dari Keuangan pada Jumat (16/5).

Penyaluran pembiayaan dari lembaga keuangan tersebut menyentuh angka Rp56,59 miliar per Maret 2026. Jumlah pembiayaan ini mengalami pertumbuhan sebesar 0,18 persen bila disandingkan dengan perolehan pada periode yang sama tahun lampau.

Direktur Utama LKM BKD Ponorogo Mego memaparkan bahwa kebijakan penetapan struktur bunga kredit senantiasa mengikuti pergerakan pasar. Skema penentuan tersebut bersumber dari kalkulasi Base Lending Rate agar produk tetap kompetitif.

"Besaran terendah 10% dan tertinggi 30% per tahun," ungkap Mego kepada Kontan, Jumat (16/5).

Manajemen mengambil langkah lebih selektif dalam mengalirkan dana pinjaman sepanjang tahun ini. Kebijakan kehati-hatian tersebut diterapkan sebagai respons atas situasi perekonomian yang dinilai masih dipenuhi ketidakpastian.

"Sangat merasakan dampak ketidakpastian ekonomi, angsuran debitur lebih sulit dan sering terlambat. Dengan demikian, penyaluran pembiayaan lebih hati-hati dan selektif pada tahun ini," ujarnya.

Pihak manajemen menargetkan pertumbuhan penyaluran dana sebesar 10 persen hingga akhir tahun nanti. Langkah strategis seperti ekspansi kantor cabang baru, penguatan pemasaran, peningkatan penagihan kredit bermasalah, hingga adopsi credit scoring dijalankan demi meraih target.

Otoritas Jasa Keuangan mencatat total penyaluran pinjaman oleh industri LKM secara nasional mencapai Rp1 triliun per Maret 2026. Angka industri tersebut memperlihatkan penurunan sebesar 5,66 persen dari periode Maret 2025 yang sempat menembus Rp1,06 triliun.

Artikel terkait

Rekomendasi