Libur Iduladha 2026: Lalu Lintas Tol Solo-Jogja Melonjak 25,55 Persen, Jadi Jalur Paling Dicari Pemudik

Libur Iduladha 2026: Lalu Lintas Tol Solo-Jogja Melonjak 25,55 Persen, Jadi Jalur Paling Dicari Pemudik
Foto: Libur Iduladha 2026: Lalu Lintas Tol Solo-Jogja Melonjak 25,55 Persen, Jadi Jalur Paling Dicari Pemudik. (Illustration by Pexels)

PT Jasa Marga (Persero) Tbk. merilis data terbaru mengenai pergerakan arus lalu lintas selama masa libur panjang Iduladha 1447 Hijriah. Berdasarkan catatan resmi, terjadi peningkatan volume kendaraan yang cukup signifikan di sejumlah ruas jalan tol yang dikelola perusahaan tersebut.

Sepanjang periode 26 hingga 29 Mei 2026, tercatat sebanyak 334.745 kendaraan melintasi tiga ruas utama Tol Regional Nusantara. Angka ini menunjukkan adanya kenaikan sebesar 6,87 persen jika dibandingkan dengan volume lalu lintas pada hari-hari biasa.

Lonjakan arus kendaraan yang paling mencolok ditemukan pada Ruas Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo, khususnya pada Segmen Kartasura hingga Prambanan. Jalur ini menjadi tumpuan utama bagi masyarakat yang ingin menuju kawasan wisata dan pusat kota di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Pertumbuhan volume kendaraan di segmen tol baru tersebut bahkan menyentuh angka 25,55 persen di atas kondisi normal. Hal ini mengukuhkan rute Solo-Jogja sebagai jalur favorit para pelancong dan pemudik selama masa libur keagamaan tersebut.

Detail Data Kendaraan di Tol Regional Nusantara

Senior General Manager Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division, Tyas Pramoda Wardhani, memaparkan akumulasi data kendaraan yang melintas dari hari Selasa sampai Jumat. Ia menyebutkan bahwa total 334.745 unit kendaraan tersebut melintasi tiga ruas tol berbeda di bawah naungan divisinya.

Jika dibandingkan dengan data lalu lintas harian rata-rata yang mencapai 313.227 kendaraan, pergerakan kali ini mengalami tren positif. Pertumbuhan ini mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat antarkota di wilayah Jawa, Kalimantan, dan Bali selama periode Iduladha.

Berikut adalah rincian perbandingan volume kendaraan di tiga ruas tol utama yang dikelola Jasa Marga Nusantara :

Ruas Jalan Tol Volume Libur Iduladha Volume Lalu Lintas Normal Persentase Kenaikan
Tol Solo-Yogyakarta (Kartasura-Prambanan) 61.021 Kendaraan 48.748 Kendaraan 25,55%
Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam) 41.725 Kendaraan 39.036 Kendaraan 6,89%
Tol Nusa Dua-Ngurah Rai-Benoa (Bali) 231.999 Kendaraan 225.443 Kendaraan 2,91%

Data dalam tabel tersebut merangkum pergerakan kendaraan selama empat hari masa pemantauan arus liburan. Ruas Tol Solo-Jogja terlihat mendominasi pertumbuhan persentase meskipun secara volume unit, Tol Bali tetap memegang angka tertinggi.

Analisis Arus di Gerbang Tol Prambanan

Secara lebih mendetail, Jasa Marga menyoroti arus kendaraan yang masuk dan keluar melalui Gerbang Tol (GT) Prambanan. Dari total kendaraan di ruas Solo-Jogja, sebanyak 34.220 unit kendaraan tercatat bergerak menuju arah Yogyakarta.

Jumlah kendaraan yang menuju Jogja tersebut melonjak tajam hingga 38,31 persen dibandingkan angka normal sebesar 24.741 kendaraan. Hal ini menunjukkan minat masyarakat yang sangat tinggi untuk menghabiskan waktu libur di wilayah DIY.

Sementara itu, kendaraan yang bergerak meninggalkan arah Yogyakarta melalui gerbang tol yang sama berjumlah 26.253 unit. Angka arus balik ini mengalami kenaikan sebesar 13,73 persen jika disandingkan dengan kondisi biasanya yang hanya 23.084 kendaraan.

Pertumbuhan di Luar Pulau Jawa

Peningkatan arus lalu lintas tidak hanya terkonsentrasi di Pulau Jawa, namun juga merambah ke Kalimantan Timur. Ruas Tol Balikpapan-Samarinda tercatat melayani sebanyak 41.725 kendaraan selama masa liburan tersebut.

Kenaikan di tol pertama Kalimantan ini mencapai 6,89 persen dari volume normal yang berada di kisaran 39.036 kendaraan. Pergerakan ini diduga dipicu oleh aktivitas silaturahmi warga dan perjalanan menuju lokasi wisata di sekitar kedua kota besar tersebut.

Kondisi serupa terjadi di Pulau Dewata, di mana Ruas Tol Nusa Dua-Ngurah Rai-Benoa mencatat total 231.999 kendaraan melintas. Meskipun persentase kenaikannya paling kecil yaitu 2,91 persen, namun secara kuantitas ruas ini melayani volume kendaraan paling besar.

Kesiapan Infrastruktur dan Pelayanan Jasa Marga

Menghadapi lonjakan yang cukup masif, Jasa Marga telah memastikan bahwa seluruh fasilitas pendukung operasional tol dalam keadaan prima. Hal ini dilakukan guna menjamin keamanan dan kenyamanan bagi setiap pengguna jalan yang melintas.

Kesiapan infrastruktur ini mencakup kelancaran sistem transaksi di setiap gerbang tol agar tidak terjadi antrean panjang yang mengular. Pihak manajemen berkomitmen memberikan pelayanan terbaik demi menciptakan perjalanan yang aman dan lancar di seluruh ruas kelolaan.

Untuk menunjang kelancaran perjalanan di jalan tol, Jasa Marga menyampaikan beberapa imbauan penting kepada masyarakat :

  • Melakukan pengecekan kondisi fisik kendaraan secara menyeluruh sebelum memulai perjalanan jauh.
  • Memastikan saldo kartu uang elektronik (e-toll) dalam posisi mencukupi agar tidak menghambat transaksi di gerbang tol.
  • Mematuhi seluruh rambu lalu lintas yang terpasang di sepanjang jalan tol demi menjaga keselamatan bersama.
  • Beristirahat secara berkala di rest area terdekat jika merasa lelah atau mengantuk selama berkendara.

Pesan-pesan keselamatan tersebut diharapkan dapat dipatuhi oleh para pengemudi untuk menekan angka kecelakaan di jalan raya. Selain itu, kesadaran dalam mematuhi aturan lalu lintas menjadi kunci utama kenyamanan perjalanan bersama di masa libur panjang.

Secara keseluruhan, koordinasi antara pihak pengelola tol dengan kepolisian dan instansi terkait terus diperkuat selama masa operasional Iduladha 2026. Jasa Marga optimistis bahwa seluruh arus balik juga akan dapat tertangani dengan baik berkat persiapan matang yang telah dilakukan.

Artikel terkait

Rekomendasi