Produsen teknologi Lenovo resmi meluncurkan laptop gaming Legion 7a 15ASH11 yang ditenagai oleh arsitektur terbaru AMD Strix Halo di pasar global. Perangkat ramah mobilitas ini dibekali dengan kapasitas RAM mencapai 64 GB serta panel layar OLED berukuran 15,3 inci.
Peluncuran jajaran laptop Legion pertama dengan prosesor modular tersebut dilansir dari Suara. Perangkat versi 15,3 inci hadir sebagai solusi bagi gamer yang menginginkan performa tinggi namun tetap portabel dalam bodi yang lebih ringkas. Produk ini sudah muncul di berbagai situs regional Lenovo seperti Malaysia, Singapura, Hong Kong, Australia, hingga Thailand.
Guna mendukung performa yang mumpuni, Lenovo menyematkan jantung pacu berupa seri prosesor Ryzen AI Max+ 392. Komponen APU tersebut menggabungkan CPU 12-core Zen 5 dengan GPU terintegrasi Radeon 8060S. Melalui dukungan RAM LPDDR5X-8000, laptop dapat mengalokasikan hingga 48 GB VRAM ke iGPU saat dikonfigurasi bersama prosesor tersebut.
Sektor pengolah grafis AMD Strix Halo mengandalkan arsitektur RDNA 3.5 yang memiliki 40 Compute Units. Kekuatan pemrosesan grafis terintegrasi ini diklaim setara dengan GPU diskrit RTX 4070 laptop atau konsol PlayStation 5. Penggunaan iGPU bertenaga tersebut memangkas kebutuhan sistem pendingin ganda yang masif.
"Beast"
Kata Lenovo mengenai klaim performa tinggi yang diusung oleh laptop gaming berdesain tipis tersebut.
Pada aspek visual, laptop ini mengusung panel OLED beresolusi 2560 x 1600 piksel dengan refresh rate 165 Hz. Layar tersebut menawarkan tingkat kecerahan puncak hingga 1.100 nits pada mode HDR serta mendukung akurasi warna DCI-P3 100% untuk kebutuhan pembuat konten maupun pemain gim.
Pasar Malaysia memasarkan perangkat gaming ini dengan harga mulai dari MYR 9.889 atau berkisar Rp44,3 juta. Fleksibilitas penggunaan laptop disokong oleh baterai berkapasitas 84 Wh serta dukungan pengisian daya cepat menggunakan USB Type-C 180 W. Kemunculannya di situs resmi Inggris dan Jerman menandakan produk ini segera tersedia secara global.