Krom Bank Raih Laba Bersih Rp 70 Miliar Kuartal I-2026

Krom Bank Raih Laba Bersih Rp 70 Miliar Kuartal I-2026
Foto: Ilustrasi Krom Bank Raih Laba Bersih Rp 70 Miliar Kuartal I-2026.

PT Krom Bank Indonesia Tbk (BBSI) membukukan lonjakan laba bersih sebesar 99 persen secara tahunan menjadi Rp 70 miliar pada kuartal I-2026. Pertumbuhan positif emiten perbankan digital ini didorong oleh ekspansi penyaluran kredit yang masif pada periode tersebut, sebagaimana dilansir dari Money.

Krom Bank mencatatkan penyaluran kredit senilai Rp 9,88 triliun per kuartal I-2026, atau melesat 98 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Selain itu, aset perseroan menguat 78 persen secara tahunan menjadi Rp 14,77 triliun dengan rasio kecukupan modal (CAR) terjaga aman pada level 39,78 persen.

Presiden Direktur PT Krom Bank Indonesia Tbk, Anton Hermawan menjelaskan bahwa industri perbankan nasional masih berada dalam tren pertumbuhan yang positif meskipun dihadapkan pada tantangan pasar serta dinamika ekonomi global saat ini.

"Perseroan terus memperkuat fundamental bisnis melalui pengembangan layanan perbankan digital, pengelolaan risiko yang prudent, serta peningkatan kualitas layanan kepada nasabah," kata Anton Hermawan dalam keterangan resmi, Kamis (21/5/2026).

Anton Hermawan menambahkan bahwa penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) Krom Bank juga melesat 138 persen secara tahunan menjadi Rp 10,86 triliun pada kuartal I-2026. Perseroan kini berfokus mematangkan infrastruktur teknologi informasi dan tata kelola guna mendorong ekspansi bisnis berkelanjutan.

"Kami meyakini, konsistensi transformasi digital akan menjadi fondasi utama dalam mendorong pertumbuhan bisnis yang sehat dan berkesinambungan bagi seluruh pemangku kepentingan," ujar Anton Hermawan.

Melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), pemegang saham menyetujui seluruh laba bersih tahun buku 2025 senilai Rp 143 miliar dialokasikan sebagai saldo laba ditahan. Strategi ini diambil untuk memperkokoh struktur permodalan internal dalam mendukung ekspansi jangka panjang.

"Keputusan untuk mengalokasikan seluruh laba bersih Tahun Buku 2025 ke dalam saldo laba ditahan merupakan langkah strategis perseroan untuk dapat menjaga fundamental keuangan yang sehat serta memperkuat kapasitas pendanaan internal," terang Anton Hermawan.

Kinerja positif pada awal tahun 2026 ini melanjutkan capaian sepanjang tahun 2025, di mana Krom Bank mengantongi laba bersih Rp 143 miliar atau naik 15 persen secara tahunan. Pendapatan bunga bersih audited tahun 2025 tercatat melonjak 92 persen menjadi Rp 1,85 triliun dari posisi Rp 965 miliar pada tahun 2024.

Pertumbuhan kinerja tahun 2025 juga ditopang oleh total aset yang naik 84 persen secara tahunan menjadi Rp 12,21 triliun dan total kredit yang tumbuh 103 persen menjadi Rp 8,63 triliun. Dari sisi pendanaan, DPK sepanjang 2025 melesat 166 persen menjadi Rp 8,39 triliun berkat pertumbuhan produk tabungan dan deposito.

Artikel terkait

Rekomendasi