Krauseler Rakit Komputer Kartu Kredit Setebal 1 Milimeter

Krauseler Rakit Komputer Kartu Kredit Setebal 1 Milimeter
Foto: Ilustrasi Krauseler Rakit Komputer Kartu Kredit Setebal 1 Milimeter.

Klaim komputer mini seukuran kartu kredit sering kali hanya merujuk pada panjang dan lebarnya saja. Pengguna Reddit bernama krauseler tertantang mewujudkan istilah tersebut secara harfiah melalui proyek eksperimennya.

Seperti dikutip dari Detik iNET, krauseler sukses merakit sebuah komputer portabel yang tidak hanya seukuran kartu kredit, tetapi juga memiliki ketebalan ekstrem di angka 1 mm.

Proyek ini membutuhkan waktu berbulan-bulan yang dipenuhi dengan uji coba dan kompromi tata letak komponen di sisi teknis perakitan. Prototipe yang dihasilkan terbukti dapat berfungsi dengan baik meski masih tampak ringkih.

Perangkat mini tersebut menggunakan System on Chip (SoC) ESP32-C3FH4 yang sudah terintegrasi dengan Wi-Fi dan Bluetooth LE. Komputer ini juga dilengkapi modul baca atau tulis NFC, layar e-paper berukuran 1,54 inci dengan resolusi 200 x 200 piksel, sensor akselerometer, serta baterai LiPo ultra-tipis.

Sang pembuat mengakui bahwa menyebut karyanya sebagai komputer mungkin terdengar sedikit berlebihan. Pencapaian terbesarnya adalah membuktikan bahwa sistem perangkat keras ini bisa berfungsi di dalam struktur yang sangat tipis.

Masalah terbesar proyek ini berpusat pada stabilitas mekanis, terutama terkait tekanan pada material dan distribusi beban. Mencari komponen elektronik berukuran super kecil ternyata bukan bagian tersulit.

Proses perakitan layar menjadi salah satu kompromi paling menyiksa karena konektor Flexible Printed Circuit (FPC) standar tidak bisa digunakan akibat mudah patah. Krauseler terpaksa menyolder kabel mikroskopis satu per satu ke bantalan sirkuit berjarak 0,5 mm dengan tangan kosong, serta mendesain papan sirkuit fleksibel sendiri.

Rencana Pengembangan dan Fitur Masa Depan

Saat ini, komputer kartu tersebut ditenagai penuh oleh baterai bawaannya. Krauseler sepakat dengan komentar netizen yang menyebut perangkat itu lebih akurat disebut untethered dan bukan self-powered.

Ke depannya, sang modifikator berniat menambahkan pin GPIO, port USB-C tanpa cangkang, slot memori microSD, dan dukungan pengisian daya nirkabel atau wireless charging. Fitur pengisian daya nirkabel dinilai sangat masuk akal untuk menyingkirkan kelemahan fisik dari sebuah port konvensional.

Artikel terkait

Rekomendasi