Kontrak Berjangka Saham AS Melemah Akibat Aksi Jual Masif Kripto

Kontrak Berjangka Saham AS Melemah Akibat Aksi Jual Masif Kripto
Foto: Ilustrasi Kontrak Berjangka Saham AS Melemah Akibat Aksi Jual Masif Kripto.

Kontrak berjangka saham Amerika Serikat mengalami pelemahan pada Minggu (1/2/2026) malam di New York seiring meningkatnya aksi jual aset kripto dan komoditas. Dilansir dari Investortrust, pelemahan ini dipicu oleh sentimen penghindaran risiko investor setelah Bitcoin dan logam mulia anjlok tajam.

Data perdagangan menunjukkan Dow Jones Industrial Average futures turun 143 poin atau 0,3 persen. Di saat yang sama, S&P 500 futures mengalami koreksi sebesar 0,6 persen dan Nasdaq-100 futures merosot hingga hampir 1 persen.

Bitcoin terpantau jatuh ke bawah level US$ 80.000 untuk pertama kalinya sejak April lalu sebagai dampak berantai dari anjloknya harga perak dan emas. Harga perak mencatat kinerja harian terburuk sejak 1980 dengan penurunan sekitar 30 persen pada Jumat sebelumnya, sementara emas turun 9 persen.

Sektor teknologi turut tertekan oleh kabar terhambatnya rencana investasi raksasa chip Nvidia di OpenAI. Berdasarkan laporan The Wall Street Journal, para eksekutif Nvidia menyatakan keraguan terhadap kesepakatan investasi senilai US$ 100 miliar tersebut.

Kondisi pasar pekan ini akan dipengaruhi oleh laporan keuangan dari 100 perusahaan anggota indeks S&P 500, termasuk raksasa teknologi Amazon dan Alphabet. Meski terdapat tekanan, analis dari Deutsche Bank mencatat bahwa pertumbuhan laba emiten saat ini berada di jalur terkuat dalam empat tahun terakhir.

Investor kini menantikan rilis data tenaga kerja Amerika Serikat periode Januari yang dijadwalkan pada Jumat pagi mendatang. Konsensus ekonom memperkirakan adanya penambahan 55.000 lapangan kerja baru di tengah transisi kepemimpinan Federal Reserve dari Jerome Powell ke Kevin Warsh.

Artikel terkait

Rekomendasi