Komdigi Bagikan Ratusan Smartphone dan Starlink di Pulau Miangas

Komdigi Bagikan Ratusan Smartphone dan Starlink di Pulau Miangas
Foto: Ilustrasi Komdigi Bagikan Ratusan Smartphone dan Starlink di Pulau Miangas.

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mendistribusikan 203 unit smartphone beserta perangkat Starlink kepada 203 kepala keluarga di Pulau Miangas, Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara. Langkah ini diambil untuk memperkokoh jaringan digital di wilayah paling utara Indonesia sekaligus menghapus kesenjangan akses informasi.

Penyaluran perangkat telekomunikasi ini dilakukan bertepatan dengan kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto ke wilayah tersebut pada Sabtu (9/5/2026), sebagaimana dikutip dari Teknologi. Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menyediakan infrastruktur komunikasi yang andal di pulau-pulau terdepan guna mendukung aktivitas digital penduduk setempat.

"Kami memperkuat jaringan supaya ponsel bisa beroperasi di sini. Menkomdigi memberikan Starlink dan ponsel untuk semua kepala keluarga," ujar Prabowo.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyatakan bahwa kementeriannya terus berupaya memperlebar jangkauan akses digital hingga ke titik paling luar Indonesia. Program ini menjadi bukti kehadiran negara dalam menciptakan koneksi tanpa hambatan dari Sabang sampai Merauke, serta dari Rote hingga ke Miangas.

Berbagai dukungan infrastruktur telah disiapkan Komdigi untuk mendukung visi tersebut. Selain pemberian modem satelit dan telepon seluler, pemerintah melakukan penguatan sinyal Base Transceiver Station (BTS) melalui sinergi antara Bakti dan Telkomsel.

Upaya teknis ini diproyeksikan mampu menciptakan stabilitas koneksi bagi masyarakat Miangas. Meutya menekankan bahwa ketersediaan konektivitas yang merata merupakan pilar utama dalam memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh masyarakat Indonesia.

"Pelaku usaha kecil di wilayah ini juga harus mampu mengembangkan pasarnya ke ranah yang lebih luas melalui ekosistem digital," tutur Meutya Hafid.

Target Konektivitas Nasional 2026

Pemerintah mematok target ambisius agar seluruh 2.500 desa yang saat ini belum terjangkau internet bisa segera menikmati layanan telekomunikasi pada akhir 2026. Program percepatan Indonesia Digital ini menempatkan wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) sebagai fokus prioritas pengembangan.

Kehadiran Presiden Prabowo di Pulau Miangas menjadi indikator kuat mengenai keseriusan pemerintah dalam mengintegrasikan daerah pelosok ke dalam sistem ekonomi digital nasional. Dukungan teknologi satelit dan penguatan BTS terestrial kini mengubah peran Miangas dari sekadar penjaga perbatasan menjadi bagian aktif dalam transformasi teknologi tanah air.

Artikel terkait

Rekomendasi