KKP Rekrut 20.094 Awak Kapal Ikan Mulai Mei 2026

KKP Rekrut 20.094 Awak Kapal Ikan Mulai Mei 2026
Foto: Ilustrasi KKP Rekrut 20.094 Awak Kapal Ikan Mulai Mei 2026.

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengumumkan pembukaan rekrutmen sebanyak 20.094 awak kapal ikan yang akan dimulai pada Mei 2026 mendatang. Langkah ini diambil guna memenuhi kebutuhan sumber daya manusia untuk mengoperasikan 1.582 unit kapal hasil program modernisasi nasional.

Dilansir dari Detik Finance, pemenuhan puluhan ribu tenaga kerja ini ditargetkan mampu menggerakkan ekosistem sektor kelautan secara luas. Pemerintah memproyeksikan pelibatan lebih dari 500 ribu tenaga kerja dalam rantai operasional program modernisasi kapal tersebut.

Direktur Jenderal Perikanan Tangkap, Lotharia Latif, menjelaskan bahwa ketersediaan awak kapal sangat krusial agar kapal-kapal baru tersebut dapat segera beroperasi di wilayah perairan Indonesia.

"Program ini membutuhkan lebih kurang 20 ribu awak kapal perikanan untuk mengoperasionalkan kapal dan berdampak langsung pelibatan lebih dari 500 ribu tenaga kerja dalam ekosistemnya ini," ujar Lotharia Latif.

Berdasarkan rincian teknis, KKP menyiapkan 1.000 unit kapal berukuran 30 GT yang membutuhkan 10.000 personel. Selain itu, terdapat 557 unit kapal berukuran 200 GT dengan kebutuhan 9.649 awak, serta kapal ukuran 500 GT yang memerlukan 625 tenaga kerja.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDMKP), Nyoman Radiarta, menyebutkan kebutuhan ini mencakup periode 2026 hingga 2028. Jabatan yang dibuka bervariasi mulai dari nakhoda hingga anak buah kapal.

"Nakoda kita perlu ada 1.582 nakoda. Kepala kamar mesin 1.582, mualim 2.771 orang, masinis 2.164 orang, fishing master 577 dan ABK ada sekitar 11.418 orang. Dengan total AKP nanti yang diperlukan itu sebesar 20.094," ujar Nyoman Radiarta.

Target peserta rekrutmen mencakup alumni satuan pendidikan KKP maupun tenaga profesional yang sudah memiliki sertifikat kompetensi. Pihak kementerian juga membuka kesempatan bagi masyarakat umum di sekitar wilayah Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).

Peserta profesional yang belum tersertifikasi akan mendapatkan pelatihan teknis khusus guna memastikan standar kompetensi terpenuhi sebelum bertugas.

"Mekanisme perekrutan, kita pendaftaran kemudian pada hari ini kami bersama dengan Dirjen Perekrutan Tangkap dan mitra-mitra kami di KKP kita akan launching bersama-sama terkait dengan aplikasi atau website perekrutan kapal perikanan," kata Nyoman Radiarta.

Pendaftaran akan dipusatkan melalui platform digital yang dikembangkan secara internal oleh KKP bersama mitra terkait untuk menjamin transparansi seleksi.

Artikel terkait

Rekomendasi