Senat Amerika Serikat resmi menyetujui penunjukan Kevin Warsh sebagai Ketua Federal Reserve (The Fed) yang baru pada Rabu (13/5/2026). Dilansir dari Money, kepemimpinan Warsh dimulai di tengah tantangan inflasi yang masih berada di atas target bank sentral sebesar 2 persen.
Warsh yang kini berusia 56 tahun berhasil lolos melalui pemungutan suara di Senat dengan hasil 54 banding 45. Angka tersebut mencatatkan sejarah sebagai voting paling sengit dalam proses pengangkatan Ketua The Fed pada era modern perbankan Amerika Serikat.
Hampir seluruh suara di Senat mengikuti garis partai, di mana hanya Senator John Fetterman dari Partai Demokrat yang mendukung kandidat pilihan Donald Trump tersebut. Warsh akan menggantikan Jerome Powell yang masa jabatannya berakhir pada Jumat pekan ini.
Juru Bicara Gedung Putih Kush Desai menilai pengesahan ini sebagai langkah strategis bagi institusi tersebut. Penunjukan Warsh dianggap mampu membawa arah baru bagi bank sentral yang sedang menghadapi tekanan ekonomi dari berbagai sisi.
"Pengesahan Kevin Warsh sebagai Ketua Federal Reserve merupakan langkah positif untuk memulihkan akuntabilitas, kompetensi, dan kepercayaan dalam pengambilan keputusan The Fed," ujar Desai.
Di sisi lain, anggota DPR AS dari Partai Republik French Hill menyambut baik rekam jejak Warsh di sektor moneter. Hill menyoroti fokus Warsh pada stabilitas harga yang dianggap krusial bagi masa depan ekonomi negara.
"Ketua Warsh berulang kali menekankan pentingnya keterjangkauan dan stabilitas harga sebagai pusat agenda ekonomi kita. Komitmennya terhadap kebijakan moneter yang disiplin akan membantu memulihkan kepercayaan terhadap ekonomi dan mendukung kemakmuran jangka panjang," ujar Hill.
Meskipun masa jabatannya sebagai ketua berakhir, Jerome Powell akan tetap berada di dewan gubernur The Fed hingga dua tahun ke depan. Powell berkomitmen untuk bertahan setidaknya sampai proses investigasi renovasi kantor pusat selesai dilakukan.
Warsh bukanlah sosok baru karena pernah menjabat sebagai gubernur The Fed pada periode 2006-2011, termasuk saat krisis finansial global melanda. Setelah keluar dari bank sentral, ia dikenal sebagai pengkritik keras kebijakan moneter dan pengajar di Stanford School of Business.
Kevin Warsh dijadwalkan akan memimpin rapat Federal Open Market Committee (FOMC) pertamanya pada 16-17 Juni 2026 mendatang. Sebagai bagian dari kepatuhan etika, ia diwajibkan melepas sejumlah investasi pribadinya mengingat statusnya sebagai Ketua The Fed terkaya di era modern.